fin.co.id - Federasi Sepakbola Italia (FIGC) mengambil langkah agresif untuk menyelamatkan prestasi Gli Azzurri. Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 secara beruntun mendorong FIGC melakukan perombakan besar-besaran, termasuk membidik pelatih kelas dunia Pep Guardiola.
Di bawah kepemimpinan presiden baru John Malago, FIGC langsung tancap gas dengan menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik dan Leonardo sebagai penasihat. Duet legenda sepakbola Italia itu langsung memikul misi utama untuk mencari pelatih kepala baru pengganti Gennaro Gattuso.
Melansir laporan Football Italia, Maldini dan Leonardo bahkan terbang langsung ke Spanyol untuk menemui Guardiola yang sedang menjalani liburan musim panas. Mereka merayu pelatih asal Spanyol tersebut agar bersedia menakhodai Timnas Italia mulai tahun ini.
Meskipun Guardiola sempat merencanakan cuti panjang selama satu tahun, laporan tersebut menyebutkan bahwa sang juru taktik menunjukkan ketarikan besar terhadap tawaran FIGC. Kendati demikian, FIGC tidak bisa menunggu terlalu lama karena mereka memiliki agenda padat, mulai dari mengarungi UEFA Nations League hingga mengamankan tiket lolos ke Euro 2028.
Misi utama FIGC tentu saja mengembalikan kejayaan Italia agar bisa tampil dan berbicara banyak di Piala Dunia 2030. Selain menukangi tim senior, Guardiola nantinya juga mendapat mandat untuk mengawasi dan mengembangkan sistem pembinaan pemain muda di Italia.
Kedekatan emosional turut menjadi faktor pendukung. Guardiola memiliki memori manis dengan sepakbola Italia karena pernah memperkuat Brescia pada awal era 2000-an serta menjalin hubungan erat dengan mendiang pelatih legendaris Carlo Mazzone. Kini, keputusan sepenuhnya berada di tangan Guardiola untuk menerima pinangan tersebut atau memilih waktu istirahat.