Nasional . 21/07/2026, 22:16 WIB
fin.co.id — Penerapan mandatori bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) berhasil memangkas angka impor minyak mentah Indonesia secara signifikan. Hal itu diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Ia menjelaskan, jika sebelumnya impor menyentuh kisaran 1 juta barel per hari, kini angka tersebut turun drastis menjadi 700 hingga 750 ribu barel per hari.
“Kita konversi B50 itu, kita mampu memotong impor kita itu hampir 250–300 ribu barel per hari,” ujar Bahlil dalam acara pembukaan Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Bahlil membeberkan perhitungan mendasar di balik kebijakan ini. Saat ini, tingkat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) nasional berada di angka 1,6 juta barel per hari. Di sisi lain, produksi atau lifting minyak bumi Indonesia baru mencapai kisaran 600 hingga 615 ribu barel per hari.
Kondisi tersebut membuat Indonesia selama ini harus mengimpor rata-rata 1 juta barel minyak per hari untuk menutup celah kebutuhan domestik.
“Maka kemudian, perlahan-lahan kita geser dari fosil ke energi alternatif. Kemarin kita lakukan peresmian B50,” ucap Bahlil.
Lebih rinci, konsumsi solar atau bahan bakar diesel di dalam negeri berkisar 39 juta kilo liter (KL) per tahun. Pemanfaatan energi bersih B50 terbukti efektif menekan ketergantungan pasokan energi dari luar negeri.
“Jadi sekarang, impor minyak total itu masih ada kurang lebih sekitar 700–750 ribu barel per hari, dari selisih 1 juta barel itu,” kata Bahlil.
Keberhasilan program transformasi energi ini sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto. Pimpinan negara tersebut mengumumkan bahwa Indonesia resmi menghentikan seluruh impor solar sejak Juli 2026. Capaian ini berkat keberhasilan pemerintah mengolah bahan bakar diesel berbasis minyak sawit murni sebagai benteng ketahanan energi nasional.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia menorehkan sejarah baru sebagai negara pertama di dunia yang sukses memproduksi B50, yaitu racikan solar dengan campuran 50 persen biodiesel dari kelapa sawit.
Keputusan menghentikan impor solar ini diyakini bakal mengalirkan dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat luas. Sebab, alokasi anggaran bernilai triliunan rupiah yang tadinya mengalir ke luar negeri kini dapat berputar penuh di dalam perekonomian domestik.
Tidak hanya berfokus pada bahan bakar mesin diesel, pemerintah juga tancap gas menggarap sektor bahan bakar mesin bensin. Langkah awal dimulai dengan mengembangkan bensin campuran etanol 10 persen (E10) sebelum nantinya bertahap menuju bioetanol yang lebih luas.
Dalam jangka panjang, pemerintah mematok target peningkatan bauran bioetanol hingga E20. Guna menyokong target ambisius tersebut, jajaran kementerian bakal mempercepat pembangunan fasilitas pabrik bioetanol baru di sejumlah wilayah.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id