Ragam . 21/07/2026, 15:58 WIB
fin.co.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberanian menghadapi risiko dan kegagalan merupakan fondasi utama lahirnya pengusaha-pengusaha besar Indonesia. Menurut Mentan Amran, tidak ada konglomerat yang lahir tanpa melewati proses jatuh bangun. Karena itu, generasi muda yang ingin sukses di dunia usaha, khususnya sektor pertanian, harus berani mengambil risiko dan pantang menyerah.
Pesan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Pengusaha Tani Indonesia (PTI) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Di hadapan para pengusaha muda dan mahasiswa, Mentan Amran menegaskan bahwa kerugian bukanlah akhir dari sebuah usaha, melainkan proses pembelajaran yang membentuk karakter seorang entrepreneur.
"Kalau mau menjadi pengusaha, yang Anda tunggu adalah rugi dulu. Minimal lima sampai sepuluh tahun. Begitu untung, hasilnya bisa berlipat. Siap rugi berarti siap jadi konglomerat," tegas Mentan Amran.
Menurut Mentan Amran, pengalaman menghadapi kegagalan justru menjadi bekal paling berharga yang tidak akan diperoleh di bangku kuliah. Mereka yang takut rugi, kata dia, akan sulit berkembang karena enggan mengambil peluang dan tantangan.
"Rugi itu adalah guru terbaik menuju sukses. Orang yang takut rugi tidak akan pernah menjadi pengusaha besar. Asal ada manusia takut rugi, tidak usah jadi pengusaha," ujarnya.
Mentan Amran juga meluruskan anggapan bahwa sektor pertanian kurang menarik bagi generasi muda. Ia menunjukkan bahwa sebagian besar konglomerat Indonesia justru membangun bisnis dari sektor berbasis pertanian, mulai dari pangan, perkebunan hingga industri pengolahan hasil pertanian.
"Masalahnya bukan di sektor pertaniannya, tetapi pada mindset kita. Hampir 80 persen konglomerat Indonesia bergerak di sektor berbasis pertanian. Artinya, pertanian adalah sektor yang menjanjikan jika dikelola dengan kerja keras, inovasi, dan keberanian mengambil risiko," katanya.
Karena itu, Mentan Amran mendorong Pengusaha Tani Indonesia menjadi organisasi yang mampu melahirkan pengusaha-pengusaha muda tangguh sekaligus menjadi contoh keberhasilan usaha pertanian modern di setiap daerah.
Ia mengajak seluruh anggota PTI memanfaatkan setiap jengkal lahan produktif, membangun kawasan percontohan berbasis teknologi, serta menjadi motor penggerak pemberdayaan petani dan generasi muda di wilayah masing-masing.
"Bangunkan lahan tidur, hidupkan pemuda, hidupkan desa. Jadilah teladan. Kalau pertanian dikelola secara modern dan profesional, saya yakin akan lahir semakin banyak pengusaha besar dari sektor pertanian Indonesia," ujar Mentan Amran.
Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian siap berkolaborasi dengan PTI untuk mempercepat lahirnya wirausaha muda di sektor pertanian melalui pendampingan, pemanfaatan teknologi modern, serta pengembangan kawasan percontohan di berbagai daerah.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan organisasi pengusaha muda menjadi salah satu kunci memperkuat regenerasi petani sekaligus meningkatkan daya saing sektor pertanian nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Menutup arahannya, Mentan Amran kembali mengingatkan bahwa karakter merupakan modal terpenting bagi seorang pengusaha. Keberanian menghadapi kegagalan, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah akan menjadi pembeda antara mereka yang berhenti di tengah jalan dengan mereka yang kelak menjadi pengusaha besar.
"Kalau kehilangan uang, Anda tidak kehilangan apa-apa. Kalau kehilangan semangat, Anda kehilangan sesuatu. Tetapi kalau kehilangan karakter, Anda kehilangan segalanya. Karakter itulah yang akan membawa seseorang menjadi pemimpin dan pengusaha yang sukses," pungkas Mentan Amran.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id