Google Kembangkan Chip AI Frozen v2 untuk Tingkatkan Performa Gemini

fin.co.id - 21/07/2026, 08:29 WIB

Google Kembangkan Chip AI Frozen v2 untuk Tingkatkan Performa Gemini

Google, Image: Mizter_x94 / Pixabay

fin.co.id - Google dikabarkan tengah mengembangkan chip kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan performa model AI andalannya, Gemini. Chip server baru tersebut memiliki nama internal Frozen v2 dan disebut-sebut akan menjadi salah satu komponen penting dalam strategi AI Google beberapa tahun ke depan.

Berdasarkan laporan The Information yang dikutip TechCrunch, Frozen v2 ditargetkan meluncur pada 2028. Chip ini diklaim mampu memberikan peningkatan efisiensi yang signifikan dibandingkan generasi AI chip Google saat ini.

Diklaim Jauh Lebih Efisien

Menurut sumber yang mengetahui proyek tersebut, Frozen v2 berpotensi memiliki efisiensi enam hingga sepuluh kali lebih baik dibandingkan chip AI Google yang ada saat ini. Pengukuran tersebut didasarkan pada jumlah token yang dapat dihasilkan untuk setiap satuan daya yang digunakan.

Peningkatan efisiensi ini dinilai sangat penting karena model AI generatif seperti Gemini membutuhkan daya komputasi yang sangat besar. Dengan chip yang lebih hemat energi, Google dapat menjalankan layanan AI dengan biaya operasional yang lebih rendah sekaligus meningkatkan performa.

Meski demikian, Google belum memberikan konfirmasi resmi mengenai keberadaan Frozen v2.

Dalam pernyataannya kepada TechCrunch, perusahaan hanya mengatakan bahwa timnya terus melakukan penelitian dan eksperimen untuk menghadirkan inovasi baru.

"Kami terus meneliti dan bereksperimen dengan berbagai inovasi baru untuk menghadirkan performa dan efisiensi maksimal bagi pengguna serta pelanggan kami. Tidak semua proyek akan masuk ke tahap produksi, namun eksplorasi tersebut merupakan bagian penting dari pendekatan full stack kami," ujar Google.

Bagian dari Strategi AI Google

Pengembangan chip AI internal menjadi langkah yang semakin banyak ditempuh perusahaan teknologi besar. Selain meningkatkan efisiensi, strategi ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap pemasok chip eksternal seperti Nvidia yang selama ini mendominasi pasar AI.

Dengan mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak secara bersamaan, Google berharap sistem AI miliknya dapat bekerja lebih optimal untuk berbagai kebutuhan komputasi di dunia nyata.

Persaingan di sektor chip AI juga semakin ketat. Pada Juni lalu, OpenAI memperkenalkan chip kustom pertamanya yang diberi nama Jalapeño untuk kebutuhan inferensi AI. Sementara itu, Anthropic dilaporkan tengah menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan chip AI mereka sendiri.

Investor Sambut Positif

Laporan mengenai Frozen v2 turut mendapat respons positif dari pasar. Saham Alphabet dilaporkan naik sekitar 3 persen setelah kabar tersebut muncul, menjelang pengumuman laporan keuangan perusahaan pada pekan ini.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID