Sport . 21/07/2026, 07:19 WIB
fin.co.id – Harapan Timnas Argentina untuk mempertahankan gelar juara Piala Dunia harus kandas di partai final. Albiceleste takluk 0-1 dari Spanyol dalam laga puncak Piala Dunia 2026 yang berlangsung di New York New Jersey Stadium (Stadion MetLife), East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Hasil tersebut sekaligus memupus peluang Argentina mencatat sejarah sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada edisi 1958 dan 1962. Spanyol memastikan kemenangan lewat gol Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu, yang mengantarkan La Furia Roja meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah.
Suasana emosional langsung menyelimuti kubu Argentina selepas peluit panjang dibunyikan. Lionel Messi terlihat menghampiri para pendukung Albiceleste sambil berusaha menahan air mata, sementara para pemain Spanyol larut dalam selebrasi keberhasilan mereka mengangkat trofi.
Meski harus menelan kekecewaan, kapten Argentina itu mengakui tim lawan memang tampil lebih baik sepanjang pertandingan.
"Saya merasa sedih, tetapi saya sadar kami sudah memberikan segalanya di lapangan," kata Messi, dikutip dari ESPN.
Pemenang delapan Ballon d'Or tersebut juga tidak ragu memberikan pengakuan atas kualitas permainan Spanyol.
"Mereka memang lebih baik, sejujurnya. Kami kalah dan kami menerima hasil itu. Namun, itu tidak berarti kami melupakan semua yang sudah kami lakukan sejauh ini. Saya ingin berterima kasih kepada rakyat Argentina, rekan-rekan setim, dan seluruh negara," ujar Messi.
Dalam pertandingan tersebut, Messi kesulitan menunjukkan performa terbaiknya. Pada babak pertama ia hanya mencatatkan 15 sentuhan bola dan mengakhiri laga dengan total 54 sentuhan. Spanyol berhasil mematikan pergerakan sang kapten yang sebelumnya selalu berkontribusi melalui gol atau assist di setiap laga fase gugur Piala Dunia 2026.
Laga final ini juga diperkirakan menjadi penampilan terakhir Messi di ajang Piala Dunia. Di usia 39 tahun, ia mencatat rekor sebagai pemain pertama yang menjadi starter dalam tiga final Piala Dunia.
Sepanjang turnamen, Messi mengoleksi delapan gol dan empat assist. Namun, torehan impresif tersebut belum cukup untuk membawa Argentina mempertahankan gelar yang mereka raih pada Piala Dunia 2022.
Setelah pertandingan usai, sejumlah pemain Spanyol mendatangi Messi untuk memberikan pelukan serta ucapan penghiburan. Sang megabintang kemudian duduk di lapangan sambil menyaksikan momen perayaan gelar yang dilakukan para pemain La Furia Roja.
Saat Spanyol membentuk guard of honour sebagai bentuk penghormatan kepada Argentina yang finis sebagai runner-up, Messi berjalan menuju podium pengalungan medali dengan ekspresi datar. Seusai prosesi tersebut, ia meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk dan bahu yang tampak lesu.
Walaupun gagal membawa Argentina mempertahankan mahkota juara dunia, perjalanan Messi di Piala Dunia 2026 tetap menorehkan sejarah. Ia menutup turnamen dengan koleksi delapan gol, empat assist, serta menjadi pemain pertama yang tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia. *
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id