Nasional . 21/07/2026, 20:03 WIB
fin.co.id — Pemerintah menyediakan 150 ribu kuota bagi peserta program Magang Nasional 2026. Angka ini naik signifikan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2025 yang menjaring 102.696 peserta.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa lonjakan target ini merupakan wujud komitmen kuat pemerintah dalam menggembleng kualitas sumber daya manusia (SDM) demi menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.
"Target peserta program magang nasional tahun ini yang mencapai 150.000 peserta mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Sebagai pembanding, program magang nasional tahun 2025 melibatkan 102.696 peserta," kata Qodari, Selasa, 21 Juli 2026.
Untuk memulai langkah besar tersebut, pemerintah langsung membuka pendaftaran gelombang awal mulai 15 hingga 28 Juli 2026. Pada tahap pertama ini, panitia menyediakan kuota khusus bagi 50.000 pendaftar.
"Program magang nasional memang dirancang untuk meningkatkan kompetensi generasi muda sekaligus memberikan pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri," lanjutnya.
Skema pemagangan ini menawarkan ruang belajar yang sangat menggiurkan bagi para lulusan perguruan tinggi. Selama enam bulan penuh, para peserta bakal menyelami atmosfer kerja profesional sekaligus mengantongi uang saku bulanan yang nilainya setara Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).
Gaji magang setara UMP/UMK ini bukan satu-satunya nilai plus. Pihak Bakom RI mencatat bahwa program ini membuka jalan lebar bagi peserta untuk membangun koneksi profesional, mengasah pemahaman lapangan, hingga memperbesar peluang direkrut langsung menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang.
"Dengan demikian, generasi muda Indonesia diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, tetapi juga lebih siap memasuki dunia kerja dengan percaya diri," tambah Qodari.
Keputusan mempebesar kuota penerimaan ini bukan tanpa alasan. Evaluasi pelaksanaan gelombang pertama dan kedua pada 2025—yang melibatkan 65.245 peserta serta 7.217 mentor—menunjukkan hasil yang sangat memuaskan.
Hampir 98,5 persen peserta terbukti mengalami lonjakan pada kemampuan teknis (hard skill) mereka. Lebih dari 84 persen peserta pun mengaku puas hingga sangat puas selama mengikuti proses pemagangan.
Penilaian senada datang dari pihak industri. Sekitar 84 persen mentor dan pimpinan perusahaan menyatakan sangat puas melihat kecepatan peserta dalam belajar serta menyerap ilmu baru di dunia kerja.
Sisi kemanfaatan finansial pun terbukti nyata. Lebih dari 97 persen peserta mengakui bahwa uang saku bulanan yang mereka terima sangat membantu menopang kondisi ekonomi pribadi maupun keluarga. Bahkan, sebanyak 30 persen lulusan magang langsung mendapatkan tawaran kerja tak lama setelah masa magang mereka berakhir.
Melihat rekam jejak positif tersebut, pemerintah makin mantap menjadikan pelatihan kerja ini sebagai instrumen utama pembangunan SDM nasional agar mampu bersaing di kancah global.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id