Nasional . 21/07/2026, 20:50 WIB
fin.co.id — Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya informasi palsu di media sosial. Baru-baru ini, beredar tautan mencurigakan hajjdanumrah.woszspacenfo.space yang menawarkan pendaftaran haji dan umrah gratis untuk 100 orang beruntung.
Situs tersebut dengan sengaja mencatut logo Kementerian Agama (Kemenag) serta memasang foto Menteri Agama demi mengelabui calon korbannya.
Situs bodong tersebut mengarahkan warga untuk mengisi formulir yang meminta data pribadi sensitif, mulai dari nama lengkap, alamat rumah, hingga nomor Telegram. Namun, link pendaftaran tersebut bukanlah domain resmi milik pemerintah.
Secara tegas, Kementerian Agama menyatakan bahwa tautan pendaftaran gratis tersebut merupakan hoaks murni. Kemenag tidak pernah merilis program pendaftaran haji maupun umrah tanpa biaya. Pemerintah mengimbau masyarakat luas agar selalu hati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengiming-imingi paket ibadah gratis.
"Kemenag RI tidak pernah membuka pendaftaran haji gratis dengan syarat tertentu. Jika menemukan informasi serupa, abaikan dan laporkan,” ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, Selasa, 21 Juli 2026.
Masyarakat juga perlu menyadari perubahan tata kelola pelayanan ibadah di Indonesia. Saat ini, layanan haji dan umrah tidak lagi berada di bawah kewenangan Kementerian Agama. Seiring pembentukan Kementerian Haji dan Umrah, seluruh penyelenggaraan serta urusan ibadah ke Tanah Suci kini menjadi ranah dan tanggung jawab kementerian baru tersebut.
Maka dari itu, segala bentuk pengumuman yang mengasumsikan Kemenag membuka pendaftaran haji dan umrah—apalagi dengan iming-iming tanpa biaya—jelas sebuah kebohongan yang harus diwaspadai dan diverifikasi kebenarannya.
Selain mencatut identitas lembaga negara, tautan bodong tersebut tidak memakai alamat situs (domain) resmi instansi pemerintah dan memaksa pengunjung mengisikan informasi pribadi. Modus semacam ini tergolong ke dalam kejahatan phishing, yaitu trik mencuri data sensitif warga lewat situs palsu yang berkamuflase menyerupai layanan resmi.
Kementerian Agama meminta publik agar selalu memverifikasi setiap kabar melalui saluran informasi resmi milik pemerintah. Warga dilarang keras menginput data pribadi ke dalam link yang tidak jelas sumbernya.
Untuk memperoleh informasi sahih seputar layanan keagamaan, masyarakat dapat mengakses portal resmi kemenag.go.id. Sementara itu, rincian informasi resmi terkait penyelenggaraan ibadah haji bisa dipantau langsung melalui situs haji.go.id.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id