Peluang Kerja Terbuka! Menaker Ungkap 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Perusahaan

fin.co.id - 20/07/2026, 19:28 WIB

Peluang Kerja Terbuka! Menaker Ungkap 30 Persen Peserta Magang Nasional Langsung Direkrut Perusahaan

Program magang nasional sukses antar 30 persen peserta langsung dapat tawaran kerja.

fin.co.id - Kementerian Ketenagakerjaan mengungkapkan efektivitas pelatihan kerja di tanah air. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan, sekitar 30 persen peserta program magang nasional berhasil mendapatkan tawaran untuk bekerja langsung di perusahaan tempat mereka menimba ilmu.

Pencapaian ini membuktikan bahwa skema pelatihan praktis di dunia industri menjadi solusi efektif untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja baru.

Hasil Evaluasi Menunjukkan Dampak Positif Bagi Pencari Kerja

Pemerintah memaparkan data keberhasilan ini secara transparan dalam pertemuan resmi bersama para anggota legislatif. Data serapan tenaga kerja tersebut lahir dari proses peninjauan berkala pada akhir masa pelaksanaan program.

"Kami sudah melakukan evaluasi di hari terakhir magang dan hasilnya 30 persen dari semua peserta itu ditawari bekerja," kata Yassierli saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Senin, 20 Juli 2026.

Kemnaker mencatat performa luar biasa pada periode sebelumnya. Yassierli menjelaskan bahwa Kemnaker pada 2025 menerima sebanyak 102.696 peserta magang nasional. Jumlah masif tersebut mencakup para peserta yang menempuh pengalaman kerja, baik di lingkungan instansi kementerian atau lembaga, maupun di berbagai sektor perusahaan swasta.

Menurut Menaker, data 30 persen tersebut menunjukkan bahwa program tersebut dapat menjadi pijakan para pencari kerja baru untuk melangkah ke dunia profesional.

Perbedaan Sistem Rekrutmen di Sektor Swasta dan Pemerintahan

Meskipun persentase kelulusan yang langsung bekerja cukup tinggi, Yassierli memberikan catatan khusus mengenai penempatan di instansi pemerintahan. Sifat regulasi yang mengikat membuat jalur penawaran kerja di sektor publik memiliki mekanisme yang berbeda dengan korporasi swasta.

"Untuk mereka yang magang di kementerian, tentu tidak mendapatkan penawaran pekerjaan. Karena rekrutmen di kementerian atau lembaga dilakukan terpusat berdasarkan formasi yang ada dari KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi)," ujarnya.

Strategi Kemnaker Cetak SDM Unggul dan Siap Kerja

Pemerintah tidak berhenti pada satu program saja demi mendongkrak kualitas tenaga kerja lokal. Yassierli menambahkan, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di dunia kerja, Kemnaker juga memiliki program unggulan bagi para pekerja.

Pihak kementerian mengombinasikan dua strategi utama untuk memperluas jangkauan keahlian para pemuda Indonesia. Kedua program tersebut yaitu pemagangan nasional dan pelatihan vokasi, merupakan upaya Kemnaker untuk menyiapkan angkatan kerja agar bisa memiliki kompetensi yang memadai.

"Untuk kemudian mereka bisa siap bekerja di dalam negeri atau di luar negeri," katanya menambahkan.

Melalui skema komprehensif ini, Yassierli memastikan bahwa Kemnaker terus berupaya hadir untuk membantu semuanya, mulai dari pencari kerja, pekerja, hingga pekerja yang terkena PHK. Pemerintah berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh siklus karier masyarakat Indonesia dari hulu ke hilir.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID