fin.co.id - Perjalanan Didier Deschamps bersama Timnas Prancis berakhir dengan hasil pahit. Les Bleus harus mengakui keunggulan Inggris 4-6 pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Sabtu (18/7) waktu setempat, sehingga gagal menutup era kepelatihannya dengan raihan medali perunggu.
Babak Pertama Jadi Petaka bagi Prancis
Prancis menjalani 45 menit pertama yang jauh dari harapan. Tim asuhan Deschamps kebobolan empat gol tanpa balas hingga turun minum, membuat peluang mengakhiri turnamen di podium nyaris sirna.
Selepas pertandingan, Deschamps mengakui timnya tampil sangat buruk pada babak pertama. Ia bahkan mengambil tanggung jawab penuh atas penampilan yang menurutnya tidak dapat diterima.
"Kami menjalani babak pertama yang memalukan. Itu adalah kesalahan saya karena tidak mampu menyiapkan tim sebagaimana mestinya," ujar Deschamps.
Kebangkitan Prancis Tak Berbuah Manis
Meski tertinggal empat gol, Prancis menunjukkan karakter berbeda setelah turun minum. Kylian Mbappe membuka asa sebelum Bradley Barcola memperkecil ketertinggalan.
Mbappe kemudian mencetak gol keduanya untuk membawa Prancis hanya terpaut satu gol dari Inggris. Les Bleus bahkan sempat memiliki peluang menyamakan kedudukan, tetapi gagal memanfaatkannya.
Gol Ousmane Dembele pada masa injury time kembali membuat pertandingan hidup. Namun, Jude Bellingham mencetak gol balasan di penghujung laga untuk memastikan kemenangan Inggris 6-4 sekaligus menggagalkan upaya comeback Prancis.
Mbappe Sedih Gagal Persembahkan Kado Perpisahan
Kapten Prancis, Kylian Mbappe, mengaku kecewa karena gagal memberikan kemenangan pada pertandingan terakhir Deschamps sebagai pelatih tim nasional.
Menurut Mbappe, penampilan buruk pada babak pertama menjadi penyebab utama kekalahan. Ia menilai timnya tampil jauh lebih baik setelah jeda, tetapi semuanya sudah terlambat.
"Kami ingin melakukan sesuatu untuk pelatih. Babak pertama memberi kesan kami mengecewakannya, padahal itu sama sekali bukan yang kami inginkan," kata Mbappe.
Baca Juga
Deschamps Tinggalkan Warisan Besar
Meski gagal mengakhiri masa baktinya dengan medali perunggu, Deschamps tetap meninggalkan warisan besar bagi sepak bola Prancis. Selama 14 tahun memimpin Les Bleus, ia membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2018, memenangkan UEFA Nations League 2021, serta membawa Prancis menjadi finalis Euro 2016 dan Piala Dunia 2022.