fin.co.id - Bukayo Saka menjadi bintang kemenangan Inggris saat menaklukkan Prancis 6-4 pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Sabtu (18/7) waktu setempat. Tiga gol yang dicetak pemain Arsenal tersebut membawa The Three Lions mengamankan medali perunggu sekaligus mengakhiri turnamen dengan catatan manis.
Saka Tampil Mematikan Sejak Babak Pertama
Saka sebenarnya sempat mencetak gol lebih awal, tetapi dianulir karena offside. Namun, hal itu tidak memengaruhi kepercayaan dirinya.
Pemain berusia 24 tahun itu akhirnya membuka rekening golnya pada menit ke-37 sebelum kembali membobol gawang Prancis pada masa injury time babak pertama. Dua gol tersebut membantu Inggris menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan telak 4-0 atas Les Bleus.
Hat-trick Disempurnakan Lewat Titik Penalti
Prancis sempat bangkit melalui dua gol Kylian Mbappe dan masing-masing satu gol Bradley Barcola serta Ousmane Dembele. Sempat unggul empat gol, Inggris bahkan dibuat waswas ketika keunggulan mereka terus terpangkas.
Di tengah tekanan tersebut, Saka kembali menunjukkan ketenangannya. Ia dipercaya menjadi eksekutor penalti setelah Djed Spence dijatuhkan Malo Gusto di kotak terlarang. Tendangan Saka pada menit ke-87 sukses mengecoh kiper Prancis sekaligus melengkapi hat-trick yang memastikan Inggris kembali menjauh.
Raih Penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan
Penampilan gemilang Saka membuatnya dinobatkan sebagai Michelob Ultra Superior Player of the Match. Selain mencetak tiga gol, ia juga terus menjadi ancaman bagi pertahanan Prancis melalui kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan penyelesaian akhirnya yang efektif.
Kontribusi tersebut menjadi salah satu penampilan individu paling menonjol sepanjang Piala Dunia 2026 dan membantu Inggris mengamankan finis terbaik mereka sejak menjadi juara dunia pada 1966.
Saka Tutup Turnamen dengan Cara Sempurna
Hat-trick ke gawang Prancis menjadi penutup ideal bagi perjalanan Saka di Piala Dunia 2026. Ketika Inggris membutuhkan sosok yang mampu meredam kebangkitan lawan, pemain Arsenal itu tampil sebagai pembeda dengan tiga gol yang lahir di momen-momen krusial.
Penampilannya juga menegaskan status Saka sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad asuhan Thomas Tuchel. Di tengah sengitnya duel melawan Prancis yang menghasilkan 10 gol, namanya keluar sebagai tokoh utama yang mengantarkan Inggris pulang dengan medali perunggu.
Referensi: FIFA