fin.co.id - Sebuah video yang diduga memperlihatkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) mendadak menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial.
Unggahan tersebut pertama kali muncul melalui akun Instagram @mamichel_. Dalam keterangannya, pemilik akun menyebut perempuan yang menjadi korban merupakan temannya.
Peristiwa tersebut semakin menyita perhatian karena dugaan kekerasan itu disebut terjadi di hadapan anak korban yang masih berusia bayi.
Tidak hanya satu video yang beredar. Sejumlah unggahan lain dari akun yang sama juga mengungkap informasi bahwa dugaan kekerasan tersebut bukan pertama kali terjadi.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, tindakan kekerasan itu disebut telah berlangsung sejak korban masih mengandung. Setelah proses persalinan, dugaan tindakan serupa juga dikabarkan masih terus terjadi.
Meski demikian, seluruh informasi itu masih bersumber dari unggahan di media sosial dan belum disertai penjelasan resmi dari aparat penegak hukum.
Karena itu, publik masih menunggu kepastian mengenai kronologi lengkap serta hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
Selain dugaan kekerasan fisik, informasi yang beredar juga menyebut korban saat ini menghadapi tekanan mental. Kondisi psikologisnya disebut terguncang setelah mengalami rangkaian dugaan tindakan kekerasan tersebut.
Di tengah situasi itu, korban dikabarkan tetap harus merawat bayi mereka. Kondisi tersebut membuat perhatian publik semakin tertuju pada nasib korban, terutama karena ia harus menjalani aktivitas sehari-hari sambil menghadapi tekanan psikologis.
Berbagai unggahan di media sosial pun menyoroti kondisi korban dan berharap ia memperoleh perlindungan serta penanganan yang sesuai.