Sport . 16/07/2026, 12:30 WIB

Tuchel Sesali Inggris Terlalu Pasif usai Cetak Gol

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Thomas Tuchel mengaku sangat kecewa setelah Inggris gagal mempertahankan keunggulan dan harus mengakui kemenangan dramatis Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026. Menurut pelatih The Three Lions itu, timnya kehilangan intensitas permainan setelah berhasil membuka keunggulan, sehingga memberi kesempatan bagi Argentina untuk mendominasi pertandingan.

Inggris sempat berada di posisi yang menguntungkan setelah mencetak gol lebih dulu. Namun, alih-alih terus menekan, mereka justru bermain lebih pasif dan kesulitan menguasai bola. Situasi tersebut dimanfaatkan Argentina untuk terus menggempur pertahanan Inggris hingga akhirnya membalikkan keadaan.

"Kami kecewa. Kami sudah sangat dekat, tetapi setelah mencetak gol kami menjadi terlalu pasif dan membiarkan mereka menciptakan banyak peluang," ujar Tuchel.

Pelatih asal Jerman itu menilai timnya gagal mengembalikan penguasaan bola dan terus berada di bawah tekanan. Akibatnya, Argentina leluasa mengirimkan umpan silang dan menciptakan berbagai peluang berbahaya.

"Kami tidak bisa mengembalikan penguasaan bola. Kami kebobolan terlalu banyak umpan silang, peluang, dan tembakan. Kami sudah sangat dekat, tetapi tidak mampu mempertahankan level permainan setelah unggul," lanjutnya.

Tuchel juga menjelaskan alasan di balik keputusannya mengubah formasi menjadi lima pemain belakang ketika Argentina semakin intens menyerang. Langkah tersebut diambil untuk memperkuat pertahanan udara karena lawan terus mengandalkan umpan silang ke kotak penalti.

"Mereka memenangkan setiap duel udara. Mereka terus mengirim umpan silang, jadi kami beralih ke lima bek untuk menutup ruang di tengah dan menjadi lebih kuat dalam duel udara," kata Tuchel.

Meski demikian, perubahan tersebut tidak mampu membendung tekanan Argentina. Tuchel justru menilai masalah utama bukan terletak pada formasi, melainkan kegagalan para pemainnya mempertahankan bola dan keluar dari tekanan lawan.

"Segera setelah kami mencetak gol, tanpa ada pergantian pemain, kami sudah kebobolan terlalu banyak umpan silang dan terlalu banyak peluang. Kami mencoba membantu situasi itu, tetapi kami tidak bisa merebut bola dan tidak bisa mempertahankan penguasaan bola."

"Saya rasa ini bukan masalah struktur permainan. Pertandingannya berubah sepenuhnya," tutup Tuchel.

Kekalahan ini membuat langkah Inggris terhenti di semifinal Piala Dunia 2026. Sementara itu, Argentina memastikan tempat di final dan akan menghadapi Spanyol dalam perebutan gelar juara dunia.

Referensi:

FIFA

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id