Prabowo Resmikan Proyek Raksasa LNG Masela

fin.co.id - 16/07/2026, 19:49 WIB

Prabowo Resmikan Proyek Raksasa LNG Masela

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis, 16 Juli 2026.

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis, 16 Juli 2026. Peresmian atau groundbreaking dilakukan secara virtual dari Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 16 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menyatakan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela secara resmi dimulai," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung di lokasi peresmian. Ia mengaku masih memiliki sejumlah agenda kenegaraan yang harus diselesaikan di Jakarta.

"Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung, tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa saya tinggalkan di pusat, terpaksa saya hadir melalui video conference ini, tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada saudara-saudara sekalian," ucap Prabowo.

Proyek LNG Abadi Masela merupakan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia yang berlokasi sekitar 170 hingga 180 kilometer di barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Pengembangan proyek dilakukan melalui skema cost recovery Production Sharing Contract (PSC) oleh INPEX Masela Ltd sebagai operator dengan kepemilikan saham 65 persen. Proyek ini juga melibatkan PT Pertamina (Persero) dengan porsi 20 persen dan Petronas sebesar 15 persen.

LNG Abadi Masela ditargetkan mampu memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), memasok gas pipa domestik sebanyak 150 MMSCFD, serta menghasilkan kondensat sekitar 35 ribu barel per hari guna memperkuat pasokan energi nasional.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut pembangunan proyek tersebut menjadi salah satu investasi energi terbesar yang pernah dijalankan Indonesia.

"Groundbreaking ini menandai dimulainya salah satu investasi energi terbesar dalam sejarah Indonesia sekaligus menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan mendorong pemerataan pembangunan hingga ke kawasan timur Indonesia," kata Prasetyo dalam keterangannya, Kamis, 16 Juli 2026.

Anisha Aprilia/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID