Sport . 13/07/2026, 17:00 WIB

Jorge Martin Ungkap Penyebab Menurunnya Performa Aprilia

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Jorge Martin akhirnya mengungkap alasan di balik menurunnya performanya bersama Aprilia pada paruh pertama MotoGP 2026. Juara dunia 2024 itu menilai perubahan setelan motor yang dilakukan sepanjang musim justru membuatnya menjauh dari performa terbaik yang sempat ia tampilkan di awal kejuaraan.

Martin memulai musim dengan impresif bersama Aprilia. Ia meraih kemenangan sprint di Grand Prix Amerika Serikat, kemudian menyapu bersih kemenangan sprint dan balapan utama di Grand Prix Prancis. Hasil tersebut membuatnya sempat digadang-gadang sebagai acuan utama bagi pengembangan motor RS-GP.

Namun, setelah meraih dua podium kedua di Mugello, performa pembalap Spanyol itu mulai menurun. Dalam empat seri berikutnya, Martin hanya mampu menambah satu podium.

Pada MotoGP Jerman di Sachsenring, Martin finis di posisi kelima dengan selisih lebih dari 11 detik dari pemenang balapan. Meski begitu, ia tetap berhasil memperlebar keunggulan klasemen menjadi 14 poin karena rekan setimnya, Marco Bezzecchi, absen akibat cedera.

Martin mengakui timnya terlalu banyak mengubah setelan motor dari satu sirkuit ke sirkuit lainnya demi menyesuaikan karakter lintasan. Menurutnya, pendekatan tersebut justru membuat Aprilia kehilangan konsistensi.

"Saya pikir sekarang kami sudah sangat jauh dari motor yang kami gunakan pada awal musim di Austin, Brasil, dan Le Mans," ujar Martin.

Ia menilai para pembalap lain lebih stabil karena mempertahankan basis setelan motor yang sudah terbukti kompetitif.

"Saya melihat pembalap lain lebih stabil dengan motornya. Mereka tahu apa yang mereka miliki dan tinggal mengendarainya."

Martin menjelaskan bahwa timnya terus berupaya menyesuaikan motor agar sesuai dengan kebutuhannya di setiap lintasan. Namun, ia mulai meragukan apakah strategi tersebut memang tepat untuk karakter Aprilia.

"Dari sisi garasi kami, selalu mencoba mengadaptasi motor untuk setiap lintasan agar membantu saya. Mungkin itu bukan cara yang tepat untuk Aprilia, sehingga kami harus memahaminya."

Ia berharap tim dapat kembali menganalisis data dari awal musim ketika motor tampil kompetitif dan menjadikannya sebagai acuan menghadapi paruh kedua musim.

"Sekarang kami harus melihat kembali apa yang membuat saya cepat saat itu dan apa yang tidak bekerja ketika saya lambat. Kami ingin memulai paruh kedua musim dengan arah yang lebih jelas."

Martin juga mengaku tidak akan banyak beristirahat selama jeda musim panas karena ingin bekerja lebih keras bersama tim demi mengembalikan daya saing Aprilia.

Selain persoalan setelan motor, Martin sempat kehilangan kepercayaan diri setelah beberapa insiden, termasuk akhir pekan yang sulit di Hungaria serta cedera punggung yang dialaminya. Meski demikian, ia menegaskan masalah utama saat ini bukan lagi soal rasa percaya diri.

"Hari ini bukan tentang kepercayaan diri. Kami sudah mencapai batas kemampuan motor. Saya kehilangan grip di bagian depan dan kami harus menemukan cara untuk meningkatkan batas tersebut."

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id