Tekno . 13/07/2026, 12:56 WIB

6 Tips Menjaga Kesehatan Baterai Laptop Anak untuk Aktivitas Belajar

Penulis : Wanda Afifah
Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Laptop kini menjadi perangkat penting bagi anak untuk belajar, mengerjakan tugas, hingga mencari informasi. Karena digunakan hampir setiap hari, kondisi baterai perlu mendapat perhatian agar performa laptop tetap optimal.

Sayangnya, banyak pengguna baru menyadari pentingnya merawat baterai ketika daya sudah cepat habis atau muncul masalah pada laptop. Padahal, beberapa kebiasaan sederhana sudah cukup untuk membantu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Berikut cara merawat baterai laptop yang perlu diketahui setiap orang tua.

1. Terapkan Aturan Cas 20% hingga 80%

Biasakan mengisi daya saat baterai berada di kisaran 20 persen dan hentikan pengisian ketika mencapai sekitar 80 persen. Pola ini membantu mengurangi tekanan pada sel baterai sehingga kondisinya tetap terjaga.

Sebaliknya, membiarkan baterai terlalu sering terisi penuh hingga 100 persen dalam waktu lama dapat mempercepat penurunan kualitas baterai. Kebiasaan sederhana ini layak diterapkan sejak awal agar umur baterai lebih panjang.

2. Gunakan Laptop di Permukaan Datar

Pastikan anak menggunakan laptop di atas meja atau permukaan yang datar dan bersih. Cara ini menjaga ventilasi udara tetap terbuka sehingga sistem pendingin dapat bekerja dengan optimal.

Hindari memakai laptop di atas kasur, sofa, atau bantal karena dapat menghambat sirkulasi udara. Jika suhu laptop meningkat, risiko overheat juga ikut bertambah dan dapat memengaruhi kesehatan baterai.

3. Jangan Biarkan Baterai Habis Total

Laptop modern menggunakan baterai Lithium-ion yang tidak perlu dikosongkan hingga 0 persen sebelum diisi ulang. Sebaiknya segera sambungkan charger ketika kapasitas baterai mulai rendah.

Membiarkan laptop mati karena baterai habis secara rutin justru dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai. Dengan mengisi daya lebih awal, performa baterai bisa tetap terjaga.

4. Selalu Gunakan Charger Asli

Gunakan selalu charger bawaan pabrik, baik kepala charger maupun kabelnya. Aksesori asli memiliki voltase yang sesuai sehingga proses pengisian daya berlangsung lebih aman.

Sebaliknya, charger tidak original sering memiliki voltase yang kurang stabil. Kondisi tersebut dapat membuat baterai lebih cepat rusak dan meningkatkan risiko kerusakan pada laptop.

5. Jaga Suhu Laptop Tetap Dingin

Panas merupakan salah satu penyebab utama baterai laptop lebih cepat menurun kualitasnya. Karena itu, pastikan kipas pendingin berfungsi dengan baik dan bersihkan debu secara berkala.

Selain menjaga kebersihan, hindari menyimpan laptop di dalam mobil yang terparkir di bawah sinar matahari. Suhu yang terlalu tinggi dapat memberikan dampak buruk terhadap usia baterai.

6. Aktifkan Fitur Penghemat Baterai

Saat menggunakan laptop di luar rumah atau di sekolah, aktifkan fitur Battery Saver atau Energy Recommendations agar konsumsi daya menjadi lebih efisien. Kurangi juga tingkat kecerahan layar sesuai kebutuhan.

Selain itu, matikan Bluetooth dan Wi-Fi jika tidak sedang digunakan. Langkah sederhana ini membantu menghemat daya sehingga baterai dapat bertahan lebih lama dalam sekali pengisian.

Jadi, jangan tunggu hingga baterai mulai bermasalah. Terapkan langkah-langkah tersebut mulai sekarang agar laptop tetap siap digunakan kapan saja untuk mendukung aktivitas belajar anak.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id