Sport . 12/07/2026, 15:00 WIB
fin.co.id - Pembalap KTM, Pedro Acosta, mengusulkan perubahan format Sprint Race MotoGP setelah balapan di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Sabtu (11/7). Menurutnya, jumlah putaran Sprint sebaiknya tidak lagi mengikuti setengah dari total lap balapan utama karena dinilai terlalu panjang dan membuat jalannya lomba kurang menarik.
Sprint Race MotoGP Jerman berlangsung selama 15 lap, namun minim aksi salip-menyalip di barisan depan. Tujuh pembalap terdepan mempertahankan posisi mereka sejak lap pertama hingga garis finis.
Acosta sendiri finis di posisi kedelapan setelah memulai balapan dari urutan ke-10. Ia menjadi pembalap pertama yang mampu memperbaiki posisinya dalam balapan tersebut.
Acosta menilai Sprint Race akan lebih menarik apabila jumlah lap dikurangi, terutama di sirkuit yang memiliki banyak putaran seperti Sachsenring.
"Saya rasa juga cukup sulit menghadirkan balapan yang menarik untuk para penggemar jika Sprint berlangsung 15 lap. Itu cukup sulit," kata Acosta.
Ia memahami aturan saat ini menetapkan Sprint sepanjang setengah jarak balapan utama. Namun menurutnya, format tersebut perlu dievaluasi.
"Saya mengerti itu memang aturannya, tetapi 15 lap terlalu banyak untuk sebuah Sprint. Mungkin cukup sampai sekitar lap ke-10."
Menurut pembalap asal Spanyol itu, hingga sekitar lap ke-10 jarak antara pembalap pertama hingga kedelapan hanya terpaut sekitar tiga detik sehingga peluang pertarungan masih terbuka.
"Dari posisi pertama sampai kedelapan hanya sekitar tiga detik. Itu bisa menjadi tontonan yang menarik. Mungkin jumlah lap Sprint bisa dikurangi di sirkuit yang memiliki banyak lap," ujarnya.
Selain mengkritik durasi Sprint Race, Acosta juga mengakui mengikuti motor pembalap lain dari jarak dekat di Sachsenring bukan perkara mudah.
"Yang sulit justru berada tepat di belakang pembalap lain. Saat benar-benar dekat, itu bahkan lebih sulit daripada melakukan overtaking," ungkapnya.
Ia menilai hasil finis kedelapan mencerminkan performa KTM saat ini. Ducati dan Aprilia masih menjadi motor yang lebih kompetitif, sementara KTM masih kesulitan bersaing secara konsisten di barisan depan.
"Ini bukan kejutan. Ducati cepat dan Aprilia juga cepat. Itulah kenyataannya."
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id