Internasional . 12/07/2026, 08:17 WIB
fin.co.id - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengancam bakal melancarkan serangan ke pangkalan-pangkalan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah jika terjadi agresi lanjutan terhadap wilayah mereka. Langkah tegas ini diambil menyusul keputusan sepihak Iran yang menutup jalur pelayaran vital Selat Hormuz.
Berdasarkan laporan stasiun televisi Press TV, IRGC mengumumkan penutupan Selat Hormuz setelah mendeteksi adanya sebuah kapal tanpa identitas resmi yang mencoba melintas. Kapal tersebut kedapatan mematikan sistem identifikasi dan menggunakan jalur yang tidak sah.
Pihak militer elite Iran tersebut menegaskan bahwa pemblokiran Selat Hormuz akan terus diberlakukan sampai intervensi militer Amerika Serikat di kawasan tersebut benar-benar berakhir.
"Jika musuh melakukan tindakan agresi baru terhadap kami, tindakan itu akan dibalas dengan respons yang keras, dan pangkalan-pangkalan musuh lainnya di kawasan akan menjadi sasaran," demikian pernyataan resmi IRGC yang dikutip oleh stasiun televisi tersebut.
Ketegangan di wilayah tersebut meningkat setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi adanya operasi militer susulan pada Rabu (8/7). Pihak Pentagon menegaskan telah meluncurkan serangan yang menargetkan posisi militer Iran di sekitar Selat Hormuz.
"Atas arahan Panglima Tertinggi, pasukan Komando Pusat Amerika Serikat telah memulai serangan tambahan terhadap Iran guna semakin melemahkan kemampuannya mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz," bunyi pernyataan resmi dari CENTCOM.
CENTCOM juga menambahkan bahwa tindakan tersebut merupakan respons langsung terhadap aktivitas militer Iran yang dinilai mengganggu jalur perdagangan internasional.
"Amerika Serikat meminta Iran bertanggung jawab atas agresi baru-baru ini yang tidak dapat dibenarkan terhadap kapal-kapal niaga dan awak sipil yang berlayar di jalur pelayaran internasional yang vital," lanjut pernyataan CENTCOM.
Situasi di Timur Tengah semakin memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan secara terbuka pada Rabu pagi bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Iran kini sudah tidak lagi berlaku.
Hanya berselang beberapa jam setelah pengumuman dari Gedung Putih tersebut, sejumlah media lokal Iran melaporkan adanya rentetan suara ledakan keras yang terdengar di beberapa kota di wilayah selatan Iran.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id