FIFA Wacanakan 64 Tim Tampil di Piala Dunia 2030, Saatnya Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Final?

fin.co.id - 12/07/2026, 23:40 WIB

FIFA Wacanakan 64 Tim Tampil di Piala Dunia 2030, Saatnya Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Final?

FIFA mulai mempertimbangkan wacana Piala Dunia 2030 diikuti 64 tim. Akankah membuka pintu bagi timnas Indonesia?

fin.co.id - Presiden FIFA, Gianni Infantino, membawa kabar mengejutkan bagi pencinta sepak bola global. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan mulai mempertimbangkan wacana Piala Dunia 2030 diikuti 64 tim. Langkah besar ini muncul karena FIFA menilai semakin banyak negara yang layak mendapat kesempatan emas untuk mewujudkan mimpi tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

Rencana perluasan kuota kontestan ini akan bergulir melalui kajian mendalam setelah kompetisi yang berjalan saat ini selesai. FIFA ingin memastikan turnamen akbar ini tidak hanya berpusat pada wilayah tertentu saja.

"Wacana (penambahan peserta) ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia," kata Infantino yang dikutip dari media Swiss, Bluewin pada Minggu, 12 Juli 2026.

Menurutnya, setiap negara memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mewujudkan mimpi berpartisipasi di Piala Dunia. Atas dasar keadilan dan pemerataan prestasi itulah, penambahan jumlah peserta harus masuk dalam agenda pertimbangan organisasi.

Dampak Positif Format 48 Tim Menjadi Tolok Ukur

Infantino menilai format Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim telah memberikan dampak positif yang sangat nyata terhadap perkembangan sepak bola dunia. Melihat kesuksesan tersebut, ia merasa sangat optimistis bahwa jumlah peserta masih bisa kembali ditambah pada edisi 2030 mendatang.

Sebagai informasi, ajang antarnegara edisi 2026 menjadi pionir yang menggunakan format 48 peserta. Sistem kompetisi baru ini tidak hanya menambah kuota grup, tetapi juga menghadirkan regulasi anyar di mana tiket ke babak gugur dapat diraih oleh negara peserta melalui klasemen peringkat ketiga terbaik.

Menurut analisis Infantino, peningkatan jumlah kontestan terbukti membuat peta persaingan di atas lapangan semakin merata. Hal ini sekaligus membuka peluang yang jauh lebih besar bagi negara-negara di luar kekuatan tradisional sepak bola untuk bersinar di panggung internasional.

Pemerataan Kekuatan Sepak Bola Antarbenua

Sistem baru yang berjalan terbukti mampu menepis keraguan banyak pihak mengenai kualitas pertandingan. Kenaikan kuota peserta justru memicu motivasi tinggi dari negara-negara berkembang di dunia kulit bundar.

"Turnamen yang menampilkan 48 tim nasional ini telah terbukti sangat sukses. Semua tim menunjukkan level permainan yang tinggi," ujar Infantino, seperti dikutip Sky Sports.

Ia menambahkan, keberhasilan negara-negara dari berbagai konfederasi menjadi bukti konkret bahwa perluasan peserta memberikan manfaat besar bagi perkembangan sepak bola global secara menyeluruh. Kualitas tim papan bawah kini terbukti mampu merepotkan tim-tim raksasa.

"Tim dari setiap benua mencetak gol dan meraih setidaknya satu poin. Sembilan dari sepuluh tim Afrika mencapai fase gugur. Ini sekali lagi menunjukkan betapa pentingnya memberi setiap tim kesempatan," tutupnya.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID