Ragam . 10/07/2026, 08:24 WIB

Presiden Prabowo Resmikan B50, Mentan Amran: Hilirisasi Sawit Perkuat Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Petani

Penulis : AdminFIN
Editor : AdminFIN

fin.co.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program mandatori biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Peluncuran B50 menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sawit yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan harus diukur dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat, terutama petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan nasional.

“Petani kita juga akan terus meningkatkan penghasilannya. Kita akan berhasil bila petani-petani kita hidupnya lebih baik. Saya juga mendapatkan laporan dari berbagai provinsi bahwa petani-petani kita sekarang meningkat. Pembelian motor dan mobil meningkat puluhan persen. Ada petani-petani sekarang umrah juga meningkat. Artinya mereka sekarang memiliki uang.”

Menurut Presiden, kesejahteraan petani merupakan tujuan utama pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah.

“Ini tujuan pembangunan kita. Rakyat kita harus makmur. Kita negara yang kaya, rakyat kita juga harus menikmati kekayaan itu,” ujar Presiden.

Presiden menambahkan bahwa peluncuran B50 merupakan bukti nyata Indonesia mampu mengelola kekayaan alamnya sendiri untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri. Ini adalah tonggak yang sangat penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi,” kata Presiden.

Menurut Presiden, kelangsungan hidup sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuannya memenuhi tiga kebutuhan strategis, yakni pangan, energi, dan air. Karena itu, keberhasilan Indonesia mewujudkan swasembada pangan menjadi fondasi penting menuju kemandirian energi.

“Kita sudah buktikan bahwa kita mampu mengamankan dan menghasilkan pangan untuk rakyat kita. Kita sudah swasembada pangan. Dari target empat tahun, kita telah berhasil dalam satu tahun,” tegas Presiden.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan implementasi B50 menjadi momentum strategis untuk memperkuat hilirisasi industri sawit nasional. Menurutnya, meningkatnya pemanfaatan minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel akan memperluas pasar domestik, meningkatkan nilai tambah komoditas, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

Kinerja industri sawit nasional pun menunjukkan tren yang positif. Produksi crude palm oil (CPO) sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton, meningkat dari 48,16 juta ton pada 2024 atau tumbuh 7,3 persen. Di saat yang sama, ekspor meningkat dari 29,53 juta ton menjadi 32,34 juta ton, seiring semakin besarnya pemanfaatan sawit sebagai bahan baku biodiesel.

“Program B50 akan semakin memperkuat hilirisasi sawit nasional. Produksi sawit kita terus meningkat, ekspor juga tumbuh, sementara pemanfaatan di dalam negeri melalui biodiesel semakin besar. Artinya, nilai tambah komoditas sawit semakin tinggi dan manfaat ekonominya semakin dirasakan oleh petani,” kata Mentan Amran.

Menurut Mentan Amran, implementasi B50 akan memperluas pasar domestik minyak sawit, meningkatkan permintaan tandan buah segar (TBS), memperkuat harga di tingkat petani, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di sentra-sentra perkebunan.

“Kementerian Pertanian akan terus meningkatkan produktivitas sawit melalui perbaikan budidaya, penggunaan benih unggul, peremajaan sawit rakyat, serta penguatan hilirisasi agar Indonesia tidak hanya menjadi produsen terbesar dunia, tetapi juga mampu menghadirkan nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan petani dan perekonomian nasional,” ujar Mentan Amran.

Kementerian Pertanian menilai peluncuran B50 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara swasembada pangan dan swasembada energi. Dengan dukungan sektor pertanian yang semakin kuat, Indonesia tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangan nasional, tetapi juga mempercepat terwujudnya kemandirian energi yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan kemakmuran rakyat.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id