VIRAL! Remaja Indonesia 18 Tahun Ungkap Celah Keamanan FBI, Diakui Lewat Program DOJ

fin.co.id - 07/07/2026, 02:02 WIB

VIRAL! Remaja Indonesia 18 Tahun Ungkap Celah Keamanan FBI, Diakui Lewat Program DOJ
VIRAL! Remaja Indonesia 18 Tahun Ungkap Celah Keamanan FBI, Diakui Lewat Program DOJ 192136

VIRAL! Remaja Indonesia 18 Tahun Ungkap Celah Keamanan FBI, Diakui Lewat Program DOJ 192136

VIRAL! Remaja Indonesia 18 Tahun Ungkap Celah Keamanan FBI, Diakui Lewat Program DOJ
VIRAL! Remaja Indonesia 18 Tahun Ungkap Celah Keamanan FBI, Diakui Lewat Program DOJ 192136

VIRAL! Remaja Indonesia Berusia 18 Tahun Diakui FBI Usai Ungkap Celah Keamanan Lewat Program DOJ

Jakarta – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia keamanan siber Indonesia. Pajar Priandana, remaja berusia 18 tahun, berhasil memperoleh pengakuan dari Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat setelah mengungkap kerentanan keamanan dan melaporkannya melalui mekanisme resmi U.S. Department of Justice (DOJ) Vulnerability Disclosure Program (VDP).

Temuan tersebut disampaikan melalui program Responsible Disclosure yang dikelola DOJ. Hal ini karena FBI merupakan salah satu lembaga penegak hukum federal yang berada di bawah naungan U.S. Department of Justice (DOJ), sehingga pelaporan kerentanan keamanan dilakukan melalui kanal resmi yang telah disediakan bagi para peneliti keamanan siber di seluruh dunia.

Setelah melalui proses verifikasi, kontribusi Pajar mendapat apresiasi dengan dicantumkannya namanya pada halaman Acknowledgments (Hall of Fame) FBI sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam membantu meningkatkan keamanan sistem. Daftar tersebut dapat diakses melalui:

https://fb6d331c8f530081fa81e12d81678ff8.responsibledisclosure.com/hc/en-us/articles/1500003305722-Acknowledgments

Pengakuan tersebut diberikan kepada para peneliti keamanan yang melaporkan kerentanan secara bertanggung jawab (Responsible Disclosure), sehingga celah keamanan dapat diperbaiki sebelum dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Di usianya yang masih 18 tahun, Pajar aktif mendalami bidang cybersecurity, khususnya vulnerability assessment dan responsible disclosure. Dedikasinya dalam membantu meningkatkan keamanan sistem berbagai organisasi membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional melalui kemampuan teknis, etika, dan profesionalisme.

Meski telah memperoleh pengakuan dari FBI, Pajar mengaku tidak ingin cepat berpuas diri. Ia bercita-cita menjadi seorang abdi negara agar dapat mengabdikan kemampuan yang dimilikinya untuk memperkuat keamanan siber Indonesia dan melindungi infrastruktur digital nasional dari berbagai ancaman siber.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di panggung dunia. Kisah Pajar Priandana diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya agar terus belajar, berinovasi, serta memanfaatkan keahlian di bidang teknologi secara positif demi mengharumkan nama bangsa.

AdminFIN
AdminFIN
Penulis

Penulis FIN.CO.ID