Ragam . 07/07/2026, 08:52 WIB

Menko Polkam Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Gugurnya Tiga Personel Polri dalam Tugas Pemberantasan Narkoba di Kalimantan Tengah

Penulis : AdminFIN
Editor : AdminFIN

fin.co.id -  Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga personel Polri dalam menjalankan tugas pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Ketiga personel yang gugur adalah Ipda (Anumerta) Sumaryanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana, yang mengorbankan jiwa dan raga demi melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika.

Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, M.MDS., mengungkapkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya personel terbaik Polri dalam menjalankan tugas negara.

"Atas arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Gugurnya ketiga personel Polri merupakan kehilangan besar bagi bangsa dan negara. Pengabdian, keberanian, serta pengorbanan mereka dalam memberantas peredaran gelap narkotika merupakan teladan bagi seluruh aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat," ujar Brigjen TNI Honi Havana.

Kemenko Polkam memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada ketiga personel Polri yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Pengorbanan mereka merupakan wujud nyata dedikasi dan loyalitas dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. Kemenko Polkam juga menyampaikan apresiasi atas keputusan Kapolri yang memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan para almarhum.

Lebih lanjut, Karo Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam menegaskan bahwa pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan komitmen bersama seluruh unsur pemerintah. Oleh karena itu, Kemenko Polkam mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas para pelaku penyerangan serta membongkar jaringan peredaran narkotika yang terlibat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kemenko Polkam juga akan terus memperkuat sinergi antarkementerian dan lembaga di bawah koordinasinya guna mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat serta masa depan generasi Indonesia.Menko Polkam Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Gugurnya Tiga Personel Polri dalam Tugas Pemberantasan Narkoba di Kalimantan Tengah

Polkam, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga personel Polri dalam menjalankan tugas pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Ketiga personel yang gugur adalah Ipda (Anumerta) Sumaryanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana, yang mengorbankan jiwa dan raga demi melindungi masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkotika.

Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, M.MDS., mengungkapkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya personel terbaik Polri dalam menjalankan tugas negara.

"Atas arahan Bapak Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Gugurnya ketiga personel Polri merupakan kehilangan besar bagi bangsa dan negara. Pengabdian, keberanian, serta pengorbanan mereka dalam memberantas peredaran gelap narkotika merupakan teladan bagi seluruh aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat," ujar Brigjen TNI Honi Havana.

Kemenko Polkam memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada ketiga personel Polri yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Pengorbanan mereka merupakan wujud nyata dedikasi dan loyalitas dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. Kemenko Polkam juga menyampaikan apresiasi atas keputusan Kapolri yang memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan para almarhum.

Lebih lanjut, Karo Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam menegaskan bahwa pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan komitmen bersama seluruh unsur pemerintah. Oleh karena itu, Kemenko Polkam mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas para pelaku penyerangan serta membongkar jaringan peredaran narkotika yang terlibat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kemenko Polkam juga akan terus memperkuat sinergi antarkementerian dan lembaga di bawah koordinasinya guna mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang mengancam keselamatan masyarakat serta masa depan generasi Indonesia.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id