fin.co.id – Bank Syariah Nasional (BSN) turut ambil bagian dalam gelaran Pesta Wirausaha Nasional (PWN) 2026 yang berlangsung pada 20-21 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Kehadiran BSN menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan ekosistem kewirausahaan nasional yang mempertemukan ribuan pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui materi promosi yang beredar pada acara tersebut, BSN mengajak pengunjung untuk mengunjungi booth mereka dan memanfaatkan berbagai program penawaran khusus yang disiapkan selama penyelenggaraan PWN 2026.
Salah satu promo yang ditawarkan adalah pemberian 50 ribu voucher MAP bagi nasabah yang membuka rekening melalui layanan Bale Syariah by BSN. Selain itu, BSN juga menghadirkan program pembiayaan emas melalui BSN Cicil Emas dengan penawaran diskon biaya administrasi dan proses.
Tak hanya itu, pengunjung juga dapat memperoleh penawaran margin spesial sebesar 9 persen untuk produk tertentu. Sementara bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian atau melakukan pengelolaan ulang pembiayaan rumah, BSN menawarkan program refinancing rumah dengan margin setara mulai 6,5 persen.
PWN 2026 sendiri merupakan salah satu agenda kewirausahaan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Komunitas Tangan Di Atas (TDA). Tahun ini, acara tersebut bertepatan dengan perayaan dua dekade berdirinya TDA dan menargetkan kehadiran ribuan pengusaha, pelaku UMKM, investor, hingga komunitas bisnis dari dalam dan luar negeri.
Penyelenggara menyebut PWN 2026 dirancang sebagai wadah bagi para pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis, memperoleh wawasan dari praktisi berpengalaman, serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor. Acara ini juga menjadi sarana bagi berbagai perusahaan dan lembaga keuangan untuk memperkenalkan produk dan layanan yang mendukung pertumbuhan usaha masyarakat.
Partisipasi BSN dalam ajang tersebut menunjukkan upaya perbankan syariah untuk semakin dekat dengan pelaku usaha dan masyarakat luas melalui beragam solusi keuangan, mulai dari tabungan, investasi emas, hingga pembiayaan properti berbasis prinsip syariah. *