fin.co.id - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,1 kembali mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Rabu 17 Juni 2026 dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.
Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi pada pukul 01.29 WIB. Titik gempa berada di daratan, tepatnya di koordinat 1,14 Lintang Selatan dan 120,33 Bujur Timur atau sekitar 54 kilometer barat laut Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
“Gempa ini terjadi pada pukul 01.29 WIB dengan magnitudo 5,1 dan tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan BMKG.
BMKG menyebut gempa tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tenggara Kota Palu pada Selasa 16 Juni 2026 siang.
Dengan kedalaman hanya lima kilometer, gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal. Karakteristik tersebut membuat getaran gempa berpotensi terasa cukup kuat, terutama di kawasan yang berada dekat dengan pusat gempa.
Meski demikian, hasil analisis dan pemodelan yang dilakukan BMKG menunjukkan peristiwa tersebut tidak menimbulkan ancaman tsunami bagi wilayah pesisir Sulawesi Tengah.
Sebelumnya, gempa utama bermagnitudo 6,7 yang dipicu aktivitas Sesar Sausu mengakibatkan kerusakan di sejumlah daerah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Parigi Moutong. Dampak yang dilaporkan antara lain keretakan pada Jembatan III Palu serta robohnya plafon di beberapa bangunan. *