Mantan Striker Liverpool Divock Origi Resmi Umumkan Pensiun pada Usia 31 Tahun

fin.co.id - 09/06/2026, 08:36 WIB

Mantan Striker Liverpool Divock Origi Resmi Umumkan Pensiun pada Usia 31 Tahun

Divock Origi (Arsip Liverpool FC)

fin.co.id - Mantan penyerang Belgia, Divock Origi, memutuskan mengakhiri karier profesionalnya di dunia sepak bola pada usia 31 tahun. Kabar tersebut diumumkan langsung oleh eks pemain Liverpool dan AC Milan itu melalui akun media sosial pribadinya.

Selain mengumumkan pensiun, Origi juga menuliskan refleksi perjalanan kariernya dalam sebuah artikel di The Players' Tribune. Dalam tulisan tersebut, ia mengungkapkan bahwa seluruh target yang pernah ia impikan di sepak bola telah berhasil diwujudkan.

"Tujuan saya di dunia sepak bola telah terpenuhi. Saya telah menjalani mimpi masa kecil saya, bermain di panggung terbesar, dan memenangkan trofi-trofi terbesar. Saya bersyukur kepada Tuhan atas semua itu," tulis Origi.

Pemain asal Belgia itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan kariernya selama bertahun-tahun.

"Untuk semua penggemar, klub, rekan setim, dan keluarga saya, semua ini akan selalu menjadi milik kita bersama. Terima kasih. Misi saya telah selesai. Kini saya melangkah menuju panggilan hidup berikutnya."

Keputusan gantung sepatu tersebut menutup perjalanan panjang Origi yang mencatatkan 358 penampilan dan 67 gol di level senior. Sepanjang kariernya, ia pernah membela sejumlah klub besar Eropa, seperti Lille, Liverpool, Wolfsburg, AC Milan, hingga Nottingham Forest.

Di level internasional, Origi juga menjadi bagian dari tim nasional Belgia dengan torehan 32 penampilan dan tiga gol.

Sebelum memutuskan pensiun, Origi berstatus tanpa klub sejak Desember tahun lalu setelah menyepakati pemutusan kontrak lebih awal dengan AC Milan.

Meski pernah memperkuat beberapa klub, periode paling berkesan dalam kariernya terjadi saat mengenakan seragam Liverpool. Di Anfield, Origi dikenal sebagai pemain yang sering muncul sebagai pahlawan di laga-laga penting meski tak selalu menjadi pilihan utama di lini depan.

Salah satu kontribusi paling dikenang terjadi pada Liga Champions musim 2018/19. Pada semifinal melawan Barcelona, Origi mencetak dua gol saat Liverpool menang 4-0 di Anfield dan membalikkan keadaan untuk melaju ke final.

Penyerang kelahiran Ostend itu kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor pada partai final di Madrid. Gol yang dicetaknya membantu Liverpool menundukkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 sekaligus memastikan gelar Liga Champions keenam dalam sejarah klub.

Origi juga menjadi bagian dari skuad Liverpool yang meraih gelar Liga Inggris musim 2019/20. Kesuksesan tersebut mengakhiri penantian panjang The Reds untuk kembali menjadi juara liga pada era Premier League.

Momen lain yang tak kalah ikonis terjadi dalam Derby Merseyside pada Desember 2018. Saat pertandingan memasuki masa injury time, Origi mencetak gol kemenangan pada menit ke-96 yang memastikan Liverpool mengalahkan Everton.

Berbagai momen penting itu membuat nama Origi tetap memiliki tempat spesial di hati para pendukung Liverpool. Meski statistik golnya tidak setinggi sejumlah striker top lainnya, kemampuannya mencetak gol pada saat-saat krusial menjadikannya salah satu sosok yang sulit dilupakan.

Kini, setelah menutup lembaran karier di lapangan hijau, Origi bersiap menjalani fase baru dalam kehidupannya di luar dunia sepak bola. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca