California Tetapkan Status Darurat usai Ancaman Ledakan Tangki Beracun

fin.co.id - 24/05/2026, 05:22 WIB

California Tetapkan Status Darurat usai Ancaman Ledakan Tangki Beracun

Kebocoran Bahan Kimia di California, Image: DALL·E 3

fin.co.id - Pemerintah negara bagian California menetapkan status darurat setelah sebuah tangki bahan kimia berbahaya di fasilitas manufaktur kawasan Orange County mengalami kondisi kritis dan berpotensi meledak. Ribuan warga di sekitar lokasi langsung diperintahkan mengungsi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terburuk.

Insiden itu terjadi di sebuah fasilitas dirgantara di kota Garden Grove, sekitar 8 kilometer dari kawasan wisata Disneyland. Meski taman hiburan tersebut berada di luar zona evakuasi dan tetap beroperasi normal, situasi darurat membuat aparat dan petugas pemadam kebakaran bekerja tanpa henti sepanjang akhir pekan.

Gubernur California, Gavin Newsom, mengumumkan status darurat untuk mempercepat mobilisasi sumber daya dan mendukung upaya penanganan di lapangan.

Tangki Berisi 7.000 Galon Zat Mudah Terbakar

Pusat perhatian berada pada sebuah tangki yang menyimpan sekitar 7.000 galon methyl methacrylate, bahan kimia yang sangat mudah menguap dan mudah terbakar. Zat tersebut umum digunakan dalam proses pembuatan plastik dan material industri lainnya.

Petugas menyebut suhu tangki terus meningkat dan jauh lebih tinggi dibanding perkiraan awal. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran bahwa tangki dapat pecah atau bahkan meledak sewaktu-waktu.

Kepala Divisi Orange County Fire Authority, Craig Covey, mengatakan petugas kini menyiapkan dua kemungkinan terburuk.

“Kami sedang mempersiapkan apakah tangki itu akan pecah dan tumpah, atau justru meledak,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan betapa serius ancaman yang sedang dihadapi otoritas setempat.

Suhu Tangki Terus Naik

Pada Sabtu waktu setempat, petugas mengungkapkan suhu tangki telah mencapai sekitar 32 derajat Celsius dan terus meningkat sekitar satu derajat Fahrenheit setiap jam.

Sebelumnya, tim darurat sempat mengira suhu berhasil ditekan hingga sekitar 16 derajat Celsius setelah melakukan pendinginan menggunakan semprotan air dan pemantauan drone. Namun perkembangan terbaru menunjukkan kondisi justru semakin tidak stabil.

Petugas terus menyiram tangki menggunakan air untuk menurunkan temperatur dan mencegah reaksi kimia yang lebih berbahaya. Proses tersebut juga menghadapi kendala teknis setelah ditemukan adanya katup yang tidak berfungsi normal.

Ribuan Warga Dievakuasi

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID