Yang juga mereka keluhkan adalah: tersumbatnya saluran ke jalur-jalur formal. Akibatnya mereka menyelesaikan masalah lewat pihak ketiga –dan itu menimbulkan tambahan biaya yang besar.
Di lain pihak kucuran ''Dana Purbaya'' ke perbankan belum mengucur lancar ke usaha kecil di bawah. Bahan pokok MBG masih banyak dibeli dari perusahaan besar, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih masih ancang-ancang untuk berlari.
Kasarnya: yang besar-besar sudah mulai kecewa; yang kecil-kecil belum menyambut gembira.
Mungkin itu memang ciri-ciri masa transisi. Tinggal kuat-kuatan. Apakah pemerintah kuat menghadapi guncangan-guncangan sampai ekonomi kelas bawah bisa mengambil alih kekuatan ekonomi nasional.
Presiden Prabowo punya keterbatasan waktu –termasuk untuk membuat kita tetap tabah menghadapi guncangan transisi, apalagi kalau guncangannya kian kuat dan kian lama. (Dahlan Iskan)