Fin.co.id - Kejutan besar terjadi di partai puncak Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026. Bermain di hadapan ribuan suporter lawan, Garudayaksa FC secara luar biasa berhasil unggul telak 2-0 atas tuan rumah PSS Sleman pada babak pertama.
Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026), ini menjadi panggung pembuktian bagi ketajaman lini serang tim tamu.
Dua gol keunggulan Garudayaksa FC masing-masing diciptakan oleh striker lokal berbakat Alfin Kelilauw pada menit ke-23 dan dilengkapi oleh sontekan pemain asing Everton Nascimento pada menit ke-36.
Hasil ini membuat langkah Garudayaksa FC menuju tangga juara semakin terbuka lebar, sekaligus memberikan tekanan hebat bagi skuad "Super Elja".
Mimpi Buruk Lini Belakang PSS
Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. PSS Sleman yang bertindak sebagai tuan rumah sebenarnya sempat mendominasi penguasaan bola.
Namun, efektivitas menjadi kunci bagi Garudayaksa. Pada menit ke-23, Alfin Kelilauw memecah kebuntuan lewat skema serangan cepat yang gagal diantisipasi oleh lini belakang PSS.
Alih-alih menyamakan kedudukan, PSS justru kembali kebobolan. Pada menit ke-36, penyerang haus gol Everton Nascimento berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Everton memanfaatkan bola muntah di depan gawang yang membuat ribuan pendukung setia PSS Sleman di Maguwoharjo terdiam seketika.
Strategi Counter-Attack Efektif
Memasuki 15 menit terakhir babak pertama, PSS Sleman mencoba meningkatkan intensitas serangan dan mempercepat tempo permainan demi mengejar ketertinggalan.
Berulang kali serangan dibangun melalui sayap, namun pertahanan Garudayaksa FC yang dikomandoi pemain berpengalaman tampil sangat solid.
Baca Juga
Variasi serangan balik yang diperagakan Garudayaksa terbukti sangat berbahaya. Setiap kali pemain PSS kehilangan bola di area tengah, duet Everton dan Alfin langsung menebar ancaman lewat transisi cepat.