Era Baru F1, FIA dan Tim Sepakat Ubah Desain Mesin Mulai Musim 2027

fin.co.id - 09/05/2026, 09:30 WIB

Era Baru F1, FIA dan Tim Sepakat Ubah Desain Mesin Mulai Musim 2027

F1, Image: @F1 / Instagram

fin.co.id - Dunia Formula 1 bersiap memasuki fase baru setelah badan pengatur FIA bersama para tim dan produsen mesin menyepakati perubahan besar pada desain mesin yang akan mulai diterapkan pada musim 2027. Keputusan ini diambil untuk menjawab keluhan utama dalam beberapa musim terakhir terkait pengelolaan energi yang dinilai mengurangi kualitas balapan.

Perubahan ini diharapkan dapat membuat mobil lebih konsisten dalam hal kecepatan, terutama saat melaju di lintasan cepat dan memasuki tikungan, tanpa penurunan performa yang terlalu drastis akibat sistem pemulihan energi.

Kesepakatan Besar Antara FIA dan Tim F1

FIA mengonfirmasi bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam Formula 1 telah mencapai kesepakatan awal terkait arah pengembangan mesin generasi berikutnya. Dalam pernyataan resmi, disebutkan bahwa keputusan tersebut diambil secara bulat dalam pertemuan bersama para tim dan produsen power unit.

Meski demikian, detail teknis masih akan dibahas lebih lanjut dalam kelompok kerja khusus yang melibatkan tim teknik dari masing-masing pabrikan. Fokus utama pembahasan adalah bagaimana mengurangi ketergantungan pada sistem pengelolaan energi yang selama ini membuat mobil tidak bisa melaju secara penuh di semua kondisi lintasan.

Menurut laporan BBC, salah satu tujuan utama perubahan ini adalah mengurangi efek “penurunan tenaga” yang terjadi ketika mobil memasuki tikungan cepat karena energi yang sedang dipulihkan atau digunakan ulang.

Masalah Energi yang Selama Ini Mengganggu Balapan

Dalam regulasi F1 modern, mobil menggunakan sistem hybrid yang memungkinkan pemulihan energi saat pengereman maupun saat melaju pada kondisi tertentu. Energi ini kemudian digunakan kembali untuk menambah tenaga mobil.

Namun dalam praktiknya, sistem ini menuntut strategi pengelolaan energi yang rumit. Pembalap sering kali tidak bisa mempertahankan throttle penuh di seluruh lintasan karena harus mengatur kapan energi digunakan atau disimpan.

Hal ini menyebabkan beberapa bagian balapan menjadi kurang natural, terutama di lintasan cepat, di mana seharusnya mobil dapat melaju dengan performa maksimal tanpa hambatan teknis tambahan.

Lando Norris, juara dunia dari McLaren, sempat mengungkapkan bahwa perubahan kecil yang diuji di Grand Prix Miami memang mengarah ke perbaikan, tetapi belum sepenuhnya ideal. Ia menilai pembalap masih “dihukum” ketika mencoba memacu mobil secara maksimal di seluruh lintasan.

Pernyataan ini memperkuat pandangan banyak pembalap lain yang menginginkan sistem yang lebih sederhana namun tetap kompetitif.

Tantangan Teknis Menuju Regulasi 2027

Meski kesepakatan telah dicapai, implementasi perubahan ini tidak akan sederhana. Para produsen mesin harus melakukan pengembangan ulang pada sistem yang sudah ada, termasuk kemungkinan perubahan pada cara kerja hybrid system.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID