Cesc Fabregas Tolak Pinangan Chelsea, Justru Bidik Klub Ini Jadi Pelabuhan Karier Pelatihnya

fin.co.id - 02/05/2026, 08:58 WIB

Cesc Fabregas Tolak Pinangan Chelsea, Justru Bidik Klub Ini Jadi Pelabuhan Karier Pelatihnya

Cesc Fabregas, Pelatih Como - X @RisingStarXI -

fin.co.id - Nama Cesc Fabregas kembali jadi perbincangan hangat di dunia sepak bola Eropa. Bukan karena aksinya di lapangan, melainkan kiprahnya sebagai pelatih muda yang tengah naik daun.

Mantan gelandang elegan ini dikabarkan tidak tertarik melatih Chelsea dan justru menargetkan Arsenal sebagai tujuan karier jangka panjangnya.

Setelah pensiun sebagai pemain, Fabregas langsung menunjukkan kualitasnya di pinggir lapangan bersama Como 1907.

Pada musim penuh pertamanya, ia sukses membawa klub promosi tersebut finis di peringkat ke-10 Serie A. Capaian itu terbilang impresif mengingat Como baru naik kasta pada musim 2024-2025.

Tak berhenti di situ, pada musim 2025-2026, Como justru tampil mengejutkan dengan bersaing di papan atas dan meramaikan perebutan tiket Liga Champions.

Fabregas dinilai berhasil menanamkan filosofi permainan menyerang yang atraktif dan efektif, membuat timnya tampil berani menghadapi klub-klub besar.

Kesuksesan ini membuat sejumlah klub elite Eropa mulai melirik jasanya. Namun, menurut jurnalis Kaveh Solhekol, Fabregas tidak memasukkan Chelsea dalam rencana masa depannya.

Ia disebut ragu apakah kariernya akan berkembang maksimal jika bergabung dengan klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut.

Sebaliknya, Arsenal justru disebut sebagai destinasi impian Fabregas. Hal ini tidak lepas dari kedekatan emosionalnya dengan The Gunners, klub yang ia bela pada periode 2004 hingga 2011.

Setelah itu, ia sempat memperkuat Chelsea pada 2014-2019, yang membuat hubungan dengan kedua klub London tersebut cukup kompleks.

“Dalam jangka panjang, ada indikasi bahwa rencananya adalah melatih Arsenal suatu hari nanti,” ungkap Solhekol.

Di sisi lain, pihak klub Como melalui presidennya, Mirwan Suwarso, menyatakan tidak akan menghalangi jika Fabregas ingin pergi. Menurutnya, keputusan tersebut sepenuhnya ada di tangan sang pelatih.

“Jika itu membuatnya bahagia, silakan. Kami tentu ingin dia bertahan lama, tapi kami tidak bisa memilikinya selamanya,” ujar Mirwan.

Hingga saat ini, Fabregas telah memimpin hampir 80 pertandingan bersama Como dan masih terikat kontrak hingga 2028. Namun dengan performa gemilang yang ia tunjukkan, bukan tidak mungkin masa depannya akan segera berubah.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID