fin.co.id - Pada 28 April 2026, acara berbagi kisah persahabatan Tiongkok–Indonesia bertajuk “Jalan Menuju Win-Win Kereta Cepat Jakarta–Bandung” berhasil diselenggarakan di Pusat Pertukaran CRRC Green Tech di Jakarta, Indonesia.
Direktur Utama China International Communications Group (CICG) Chang Bo, Konselor Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia Wang Siping, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Indonesia Arif, serta Direktur Utama KCIC Dwiyana hadir dan menyampaikan pidato dalam acara ini.
Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun juga menyampaikan sambutan melalui video. Para tamu dari berbagai bidang seperti instansi pemerintah, research center , perusahaan, media, dan asosiasi dari kedua negara berkumpul untuk membahas persahabatan serta prospek kerja sama kedua negara.
Dalam sambutannya, Chang Bo menyatakan bahwa Kereta Cepat Jakarta–Bandung merupakan proyek unggulan kerja sama Belt and Road antara Tiongkok dan Indonesia serta simbol kerja sama berkualitas tinggi kedua negara.
Sejak mulai beroperasi lebih dari dua tahun lalu, jumlah penumpang telah melampaui 15 juta orang, menjadikannya pilihan penting bagi masyarakat Indonesia dalam bepergian.
Proyek ini juga menjadi bukti nyata kerja sama saling menguntungkan dan kedekatan antar masyarakat kedua negara. Kisah kereta cepat ini merupakan hasil perpaduan teknologi dan perkembangan, sekaligus cerminan pertukaran peradaban Tiongkok–Indonesia.
Untuk menceritakan kisah persahabatan kedua negara dengan baik, perlu berorientasi pada manusia, memperkuat dasar dukungan publik, mendorong kolaborasi teknologi, serta mempererat ikatan budaya.
Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun menyampaikan bahwa acara ini merupakan platform yang sangat bermakna. Dengan mendengarkan langsung pengalaman para, hubungan emosional dapat diperkuat dan kerja sama kedua negara dapat dipahami dari perspektif kemanusiaan.
Di balik setiap angka pembangunan terdapat kisah nyata manusia. Cerita memberikan makna bagi pembangunan dan wajah bagi kerja sama, serta membuat hubungan menjadi lebih nyata dan terasa.
Kereta cepat tidak hanya mempersingkat waktu perjalanan secara signifikan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan meningkatkan kepercayaan internasional terhadap kemampuan pembangunan Indonesia.
Baca Juga
Konselor Wang Siping menyampaikan bahwa di bawah sinergi antara inisiatif Belt and Road dan visi Poros Maritim Dunia Indonesia, Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia selama bertahun-tahun dengan hasil kerja sama yang melimpah di berbagai bidang.
Kereta Cepat Jakarta–Bandung merupakan hasil ikonik kerja sama tersebut sekaligus menjadi sarana pertukaran budaya yang hidup. “One Belt One Road” ini tidak hanya menghubungkan kota dan wilayah, tetapi juga mempertemukan para pembangun dan operator dari kedua negara untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Indonesia, Arif, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan hasil kerja sama yang menunjukkan bahwa kolaborasi internasional berbasis kepercayaan dan saling menghormati dapat menghasilkan pencapaian luar biasa.
Ini menandai langkah penting Indonesia dalam membangun sistem transportasi modern serta menuju masa depan yang lebih terhubung dan efisien.
Operasional kereta cepat Whoosh melambangkan semangat kemitraan “win-win” yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.