Ekonomi . 28/04/2026, 20:10 WIB
fin.co.id - Pergerakan nilai tukar mata uang menjadi salah satu isu penting di tahun 2026, terutama ketika Dolar Amerika Serikat masih menjadi acuan utama dalam perdagangan global.
Banyak negara menghadapi tekanan ekonomi akibat inflasi tinggi, suku bunga global, hingga konflik geopolitik yang belum mereda. Indonesia pun sempat merasakan dampaknya ketika nilai Rupiah melemah terhadap dolar AS.
Namun, pelemahan mata uang bukan hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah negara bahkan mengalami tekanan yang jauh lebih berat hingga membuat nilai mata uangnya sangat rendah dibanding dolar AS.
Berikut daftar mata uang terlemah di dunia 2026 beserta penyebabnya:
1. Rial Iran jadi mata uang terlemah di dunia Rial Iran menempati posisi pertama dalam daftar mata uang terlemah di dunia pada 2026 karena nilainya sangat kecil terhadap dolar Amerika Serikat. Satu rial Iran bernilai sekitar 0,000001 dolar AS, sehingga 1 dolar setara dengan sekitar 1,3 juta rial Iran. Angka tersebut menunjukkan betapa rendahnya daya tukar mata uang ini dibanding banyak mata uang lain.
Pelemahan tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat, melainkan dipengaruhi berbagai faktor ekonomi dan politik yang berlangsung cukup lama. Sanksi ekonomi internasional yang dijatuhkan kepada Iran membuat perdagangan dan akses keuangan negara itu menjadi terbatas. Selain itu, tingginya inflasi serta ketidakpastian geopolitik membuat kepercayaan terhadap rial Iran semakin menurun.
2. Pound Lebanon tertekan krisis berkepanjangan
Pound Lebanon berada di posisi berikutnya sebagai salah satu mata uang dengan nilai tukar terendah terhadap dolar AS. Satu pound Lebanon hanya bernilai sekitar 0,000011 dolar AS, sehingga 1 dolar setara lebih dari 89 ribu pound Lebanon. Nilai tersebut mencerminkan tekanan besar yang dialami ekonomi negara itu dalam beberapa tahun terakhir.
Krisis perbankan menjadi salah satu penyebab utama pelemahan pound Lebanon karena banyak warga kesulitan mengakses simpanan mereka. Selain itu, utang negara yang tinggi serta ketidakstabilan politik membuat proses pemulihan ekonomi berjalan lambat. Selama masalah struktural itu belum teratasi, pound Lebanon diperkirakan masih sulit kembali stabil.
3. Dong Vietnam ikut masuk daftar
Dong Vietnam juga masuk daftar mata uang terlemah di dunia, meski negaranya dikenal aktif dalam sektor manufaktur dan ekspor. Satu dong Vietnam bernilai sekitar 0,000038 dolar AS, atau 1 dolar setara lebih dari 26 ribu dong Vietnam. Nilai tukar rendah ini lebih banyak dipengaruhi sistem denominasi mata uang dan kebijakan moneter jangka panjang.
Vietnam sempat menghadapi tekanan dari perlambatan perdagangan global yang memengaruhi permintaan ekspor. Selain itu, kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat membuat arus modal ke negara berkembang menjadi lebih selektif. Faktor-faktor tersebut ikut menahan penguatan dong Vietnam dalam beberapa waktu terakhir.
4. Kip Laos melemah akibat beban utang
Kip Laos menjadi salah satu mata uang Asia Tenggara yang bernilai rendah terhadap dolar Amerika Serikat. Satu kip Laos setara sekitar 0,000045 dolar AS, sehingga 1 dolar bisa ditukar lebih dari 22 ribu kip Laos. Angka itu menunjukkan nilai tukar kip masih cukup tertekan di pasar global.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id