fin.co,id - Chelsea berhasil mengamankan tiket final FA Cup setelah menumbangkan Leeds United dengan skor tipis 1-0 pada laga semifinal di Stadion Wembley, Minggu. Gol semata wayang dari sundulan Enzo Fernandez pada menit ke-23 menjadi pembeda dalam laga yang penuh tekanan tersebut. Kemenangan ini sekaligus memastikan langkah The Blues untuk menghadapi Manchester City di partai puncak pada 16 Mei mendatang.
Keberhasilan di FA Cup ini menjadi oase di tengah musim yang berjalan buruk bagi Chelsea. Sebelumnya, klub asal London Barat ini harus menelan pil pahit tersingkir dari Liga Champions dengan agregat memalukan 8-2 dari Paris Saint-Germain. Di kompetisi domestik, mereka juga sempat mencatatkan lima kekalahan beruntun yang berujung pada pemecatan manajer Liam Rosenior tengah pekan lalu.
Kebangkitan di Bawah Kendali Calum McFarlane
Asisten pelatih Calum McFarlane, yang kini memegang kendali tim hingga akhir musim, sukses memutus tren negatif klub. Di bawah arahannya, Chelsea tampil lebih solid meski sempat berada dalam tekanan besar. Kemenangan ini membawa harapan baru bagi para penggemar untuk meraih gelar FA Cup kesembilan, prestasi yang terakhir kali mereka rasakan pada tahun 2018.
"Penting bagi kami untuk memutus momentum buruk yang sedang dialami tim. Hasil hari ini sepenuhnya mengubah atmosfer di dalam ruang ganti," ujar McFarlane usai pertandingan.
Enzo Fernandez tampil sebagai pahlawan sekaligus membungkam kritik. Gelandang asal Argentina tersebut sempat memicu kontroversi setelah menyatakan keinginannya untuk pindah ke Madrid, yang berujung sanksi internal. Namun, McFarlane memberikan kepercayaan penuh dengan menyematkan ban kapten kepadanya dalam laga krusial ini.
Gol kemenangan Chelsea lahir dari skema serangan sayap kanan, di mana Pedro Neto mengirimkan umpan silang akurat yang disambut tandukan rendah oleh Fernandez. Meski Leeds United mencoba bangkit di babak kedua melalui peluang emas Anton Stach, kiper Robert Sanchez tampil gemilang dengan penyelamatan satu tangan yang krusial.
Manajer Leeds, Daniel Farke, mengakui timnya tampil agak tegang sehingga gagal mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. "Chelsea selalu memiliki jawaban atas setiap serangan yang kami bangun. Meski kecewa, saya bangga dengan perjuangan anak-anak hingga tahap ini," ungkap Farke.
Misi Menghentikan Ambisi Treble Manchester City
Lawan Chelsea di final nanti, Manchester City, maju ke partai puncak setelah mengalahkan Southampton 2-1 pada Sabtu lalu. Tim asuhan Pep Guardiola tersebut tengah mengincar domestic treble setelah sebelumnya mengamankan trofi Carabao Cup dan masih bersaing ketat dengan Arsenal di puncak Premier League.
Bagi Chelsea, final ini menjadi ujian besar mengingat rekor buruk mereka yang kalah dalam enam final piala domestik terakhir di Wembley. Namun, McFarlane tetap optimis karena timnya pernah menahan imbang City 1-1 pada pertemuan liga bulan Januari lalu.