Transfer Jay Idzes Bikin Sassuolo Rugi Rp300 Miliar, Laporan Keuangan 2025 Bongkar Fakta Mengejutkan!

fin.co.id - 25/04/2026, 10:12 WIB

Transfer Jay Idzes Bikin Sassuolo Rugi Rp300 Miliar, Laporan Keuangan 2025 Bongkar Fakta Mengejutkan!

Prediksi Skor Sassuolo vs Pisa di Liga Italia: Jay Idzes dkk Incar Kemenangan Kandang

fin.co.id - Klub Liga Italia, US Sassuolo Calcio, baru saja merilis laporan keuangan tahun 2025 yang langsung menjadi sorotan. Salah satu penyebab utamanya adalah aktivitas belanja pemain yang cukup agresif, termasuk perekrutan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Setelah sukses promosi dari Serie B ke Serie A, Sassuolo memang berupaya memperkuat skuad demi bertahan di kasta tertinggi. Salah satu langkah besarnya adalah mendatangkan Jay Idzes dari Venezia FC dengan nilai transfer mencapai 7,6 juta euro.

Tak hanya Idzes, Sassuolo juga merekrut Fali Cande dari klub yang sama dengan total pengeluaran mencapai 12,1 juta euro untuk dua pemain tersebut.

Selain itu, mereka mendatangkan Tarik Muharemovic dari Juventus FC seharga 2 juta euro, serta Laurs Skjellerup dari IFK Göteborg dengan nilai 3,415 juta euro.

Secara total, klub berjuluk Neroverdi itu menghabiskan sekitar 17,5 juta euro atau setara Rp355 miliar di bursa transfer. Sementara itu, pemasukan dari penjualan pemain hanya di bawah 5 juta euro, menciptakan ketimpangan yang cukup besar.

Dari sisi keuangan, pendapatan Sassuolo juga mengalami penurunan, dari 102 juta euro menjadi 70,7 juta euro. Meski demikian, dukungan sponsor utama Mapei masih menyumbang sekitar 23 juta euro.

Secara keseluruhan, Sassuolo mencatat kerugian hingga 38,7 juta euro. Transfer pemain, termasuk Jay Idzes, menjadi salah satu faktor utama defisit tersebut. Namun, langkah ini dinilai wajar mengingat kebutuhan tim untuk bersaing setelah promosi.

Menariknya, performa di lapangan justru berbicara positif. Di bawah arahan pelatih Fabio Grosso, Sassuolo mampu tampil solid di Serie A. Dengan lini belakang yang dipimpin Jay Idzes, tim ini sukses bertahan di papan tengah klasemen.

Saat ini, Sassuolo menempati posisi ke-10 dengan koleksi 45 poin dari 33 pertandingan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa meski secara finansial merugi, investasi besar mereka di bursa transfer tetap memberikan dampak positif secara performa.

Situasi ini menggambarkan dilema klasik dalam dunia sepak bola modern: antara stabilitas finansial dan ambisi prestasi. Bagi Sassuolo, setidaknya untuk musim ini, taruhan mereka tampaknya mulai membuahkan hasil di atas lapangan. (*)

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID