Tinawati Andra Soni Minta Masyarakat Banten Jauhi Virus HIV AIDS

fin.co.id - 25/04/2026, 08:45 WIB

Tinawati Andra Soni Minta Masyarakat Banten Jauhi Virus HIV AIDS

fin.co.id - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni meminta masyarakat Banten untuk tidak mengucilkan penderita HIV AIDS. Menurutnya, masyarakat perlu diedukasi agar kelompok ini tidak dikucilkan.

"Hari ini kegiatan tim penggerak PKK bersama delapan kabupaten kota mengikuti bagaimana upaya kami, pemerintah daerah dalam rangka mengedukasi masyarakat, kemudian ini juga bagian daripada mensosialisasikan terkait dengan isu mengenai HIV AIDS," kata Tinawati saat memberikan edukasi ke kader PKK di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang. Jum’at (24/4/2026).

Tinawati menuturkan, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara pencegahan dan penularan HIV AIDS. Kondisi tersebut menimbulkan stigma bahwa HIV AIDS merupakan sesuatu yang menakutkan, sehingga diskriminasi masih banyak terjadi di Provinsi Banten.

"Masyarakat Banten diminta untuk menjauhi virus HIV AIDS, bukan penderitanya.Jauhi virusnya, jangan orangnya,” ujarnya.

Koordinator Nasional Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) Baby Rivona mengatakan, persoalan HIV AIDS tidak hanya terkait penyakit, tetapi juga berdampak pada meningkatnya kekerasan terhadap perempuan.

Lebih lanjut, pihaknya berupaya mengintegrasikan informasi HIV AIDS dengan layanan penanganan kekerasan. Termasuk mencegah diskriminasi dalam layanan serta memastikan sistem rujukan berjalan dengan baik.

"Salah satu bentuk yang ingin kami lakukan di Banten ini adalah bagaimana mengintegrasikan informasi HIV AIDS seperti ini," ungkapnya.

Kunjungi Sitandu, Tinawati Andra Soni Tekankan Penguatan Ketahanan Keluarga Lewat Pertanian

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni melakukan kunjungan ke Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) di Kecamatan Curug, Kota Serang, Jumat (24/6/2026).

Seusai kunjungan, Tinawati mengaku banyak hal baru yang ia dapatkan dari kunjungannya ke beberapa titik di kawasan yang luasnya mencapai 18 hektare tersebut. Termasuk berkaitan dengan pemberdayaan peternakan dan pertanian yang bisa diadaptasi sampai tingkat keluarga.

“Saya sebagai Ketua TP PKK yang membawahi seluruh daerah di Provinsi Banten, melihat banyak hal yang bisa diadaptasi dari kegiatan pertanian dan peternakan di sini, khususnya dalam pemberdayaan keluarga yang menjadi konsen kami,” katanya.

Misalnya, Tinawati mencontohkan, kegiatan pertanian hortikultura yang bisa diadopsi oleh ibu-ibu dalam memanfaatkan lahan kosong di pekarangan. Selain itu, lahan pekarangan juga bisa dijadikan untuk peternakan.

“Sehingga dengan begitu keluarga bisa lebih berdaya dan gizi anak-anak bisa terpenuhi dengan baik dimulai dari hal-hal sederhana,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Tinawati meninjau sejumlah fasilitas di Sitandu seperti laboratorium pengujian pakan yang sudah mendapat sertifikasi ISO dan menjadi rujukan sejumlah industri peternakan dan laboratorium kultur jaringan atau pembenihan tanaman. Kemudian kunjungan dilanjutkan ke lokasi pengembangan sapi, domba, ayam, dan bebek petelur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten M Nasir mengapresiasi kunjungan yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Provinsi Banten. Menurutnya, Kawasan Sitandu ini tengah dipersiapkan sebagai kawasan agroeduwisata seperti yang dicita-citakan saat pembentukan kawasan ini.

FIN
FIN
Penulis

Penulis FIN.CO.ID