fin.co.id - Sesi practice MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez menghadirkan kejutan sekaligus penegasan kekuatan baru. Alex Marquez tampil sebagai pembalap tercepat, menandai kebangkitan penting setelah awal musim yang tidak konsisten.
Pada sesi Jumat, pembalap Gresini Ducati tersebut mencatatkan waktu terbaik 1 menit 35,704 detik. Catatan ini cukup untuk menempatkannya di puncak klasemen sementara, mengungguli rival-rival kuat dari Ducati dan Aprilia.
Alex Marquez Bangkit dan Langsung Memimpin
Performa Alex Marquez di Jerez menjadi sorotan utama. Setelah beberapa seri pembuka yang tidak sesuai harapan, ia menunjukkan ritme balap yang solid sejak awal sesi hingga penutup.
Dominasi ini terasa signifikan karena lintasan Jerez dikenal teknis dan menuntut keseimbangan motor yang sempurna. Alex mampu memaksimalkan paket Ducati GP26 dengan konsisten di berbagai sektor.
Keberhasilannya memimpin sesi practice juga mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat untuk meraih kemenangan di akhir pekan.
Ducati dan Aprilia Kuasai Barisan Depan
Di belakang Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio menempati posisi kedua dengan selisih 0,333 detik. Sementara itu, pemimpin klasemen sementara Marco Bezzecchi dari Aprilia berada di posisi ketiga.
Marc Marquez melengkapi dominasi Ducati dengan finis di posisi keempat, menunjukkan bahwa persaingan internal di pabrikan Italia tersebut semakin ketat.
Menariknya, sembilan besar hasil practice didominasi oleh pembalap dari Ducati dan Aprilia. Hal ini menegaskan bahwa kedua pabrikan tersebut masih menjadi kekuatan utama di MotoGP 2026.
Drama Crash Warnai Jalannya Sesi
Meski persaingan di papan atas berlangsung ketat, sesi practice juga diwarnai sejumlah insiden. Francesco Bagnaia mengalami kecelakaan cukup keras saat pengereman di Tikungan 1.
Baca Juga
Motor Ducati miliknya sempat terlempar ke gravel, menciptakan momen menegangkan di awal sesi. Beruntung, Bagnaia masih mampu kembali ke lintasan dan mengamankan posisi keenam, sekaligus lolos langsung ke Q2.
Insiden juga dialami oleh Jorge Martin yang terjatuh di tikungan terakhir. Namun seperti Bagnaia, ia berhasil bangkit dan tetap mengamankan tempat di sesi kualifikasi kedua.