Google Kucurkan Rp160 Triliun ke Anthropic, Siap Tumbangkan Dominasi ChatGPT?

fin.co.id - 25/04/2026, 21:57 WIB

Google Kucurkan Rp160 Triliun ke Anthropic, Siap Tumbangkan Dominasi ChatGPT?

Google Kucurkan Rp160 Triliun ke Anthropic

Fin.co.id - Alphabet Inc., perusahaan induk Google, secara resmi mengumumkan investasi tunai fantastis senilai US$10 miliar (setara Rp160 triliun) kepada startup kecerdasan buatan terkemuka, Anthropic PBC, pada Jumat, 25 April 2026.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperluas kapasitas komputasi global dan mempererat integrasi Anthropic ke dalam ekosistem Google Cloud.

Investasi ini bukan sekadar suntikan modal biasa. Alphabet dikabarkan siap menggelontorkan dana tambahan hingga US$30 miliar jika pengembang asisten AI "Claude" tersebut mampu mencapai target kinerja (milestones) yang telah disepakati.

Dengan kesepakatan terbaru ini, valuasi Anthropic kini meroket ke angka US$350 miliar, menempatkannya sebagai salah satu entitas teknologi paling bernilai di dunia menjelang rencana lantai bursa (IPO) mereka.

Poin paling krusial dari kemitraan ini adalah dukungan infrastruktur fisik. Google Cloud berkomitmen menyediakan kapasitas komputasi raksasa sebesar 5 gigawatt selama lima tahun ke depan khusus bagi Anthropic.

Hal ini sangat vital mengingat kebutuhan daya pemrosesan data untuk melatih model bahasa besar (Large Language Models) terus meningkat secara eksponensial.

Anthropic juga tercatat sebagai pelanggan utama bagi Tensor Processing Unit (TPU) milik Google. Penggunaan chip internal Google ini menjadi alternatif strategis di tengah kelangkaan chip global dan dominasi Nvidia Corp.

Dengan mengandalkan TPU, Anthropic dapat mengoptimalkan biaya operasional sembari meningkatkan kecepatan pemrosesan data model Claude terbaru.

Antara Kemitraan Strategis dan Rivalitas AI

Meski menjalin hubungan finansial yang erat, hubungan antara Google dan Anthropic tergolong kompleks. Di satu sisi, Anthropic membutuhkan modal dan server Google. Di sisi lain, keduanya tetap bersaing sengit di pasar asisten AI. Google terus memperbarui Gemini.

Sementara Anthropic baru saja merilis Claude Code—agen AI revolusioner yang dirancang khusus untuk membantu para insinyur menulis kode perangkat lunak dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya.

Dukungan untuk Anthropic tidak hanya datang dari Google. Startup yang didirikan oleh mantan peneliti Google, Dario Amodei, ini sebelumnya juga telah mengamankan pendanaan US$5 miliar dari Amazon, dengan opsi tambahan mencapai US$20 miliar.

Hal ini menjadikan Anthropic sebagai "arena tempur" bagi para raksasa teknologi untuk mengamankan pengaruh di masa depan.

Di tengah pertumbuhan bisnis yang masif, jalan Anthropic tidak sepenuhnya mulus. Perusahaan saat ini tengah menghadapi tantangan hukum yang serius setelah Pentagon menetapkan mereka sebagai risiko rantai pasok.

Namun, tim hukum Anthropic tengah berjuang di pengadilan untuk membatalkan penetapan tersebut, sembari tetap fokus pada operasional bisnis.

Rizal Husen
Rizal Husen
Penulis

Penulis FIN.CO.ID