fin.co.id - Film Michael, judul biopik Michael Jackson, menghadirkan fenomena yang jarang terjadi di industri film: dihujani kritik tajam, tetapi justru disambut hangat oleh penonton. Perbedaan ini begitu mencolok hingga menjadi perbincangan besar di dunia perfilman saat ini.
Kritikus Memberi Nilai Rendah
Sejumlah kritikus film memberikan respons negatif terhadap film ini. Di platform agregator, skor kritikus hanya berada di kisaran 30–40 persen. Banyak ulasan menyebut film ini terasa terlalu aman dan tidak menggali sisi kontroversial kehidupan Michael Jackson secara mendalam.
Beberapa bahkan menilai film ini lebih mirip penghormatan yang dikemas rapi daripada sebuah karya biografi yang berani dan jujur.
Penonton Justru Sangat Puas
Namun situasinya berbanding terbalik di sisi penonton. Skor audiens justru melonjak tinggi hingga 95–96 persen. Tak hanya itu, film ini juga mendapatkan nilai A- dari CinemaScore, yang menunjukkan kepuasan tinggi dari penonton yang datang langsung ke bioskop.
Data lain memperkuat hal tersebut:
-
88 persen penonton memberikan respons positif
-
81 persen menyatakan sangat merekomendasikan film ini
Bahkan, laporan dari Deadline menyebut suasana di bioskop begitu hidup hingga penonton ikut menari mengikuti musik.
Kekuatan Emosi dan Nostalgia
Salah satu alasan utama perbedaan ini terletak pada cara penonton menikmati film. Bagi banyak orang, Michael Jackson bukan sekadar figur publik, tetapi bagian dari memori dan perjalanan hidup mereka.
Baca Juga
Film ini menghadirkan:
-
Lagu-lagu ikonik
-
Koreografi khas
-
Kisah perjalanan karier yang membangkitkan nostalgia
Performa Jaafar Jackson juga menjadi sorotan. Banyak penonton menilai ia berhasil menghadirkan kembali sosok Michael dengan detail yang mengesankan, mulai dari gerakan hingga ekspresi.