Iran Mau Diganti Italia di Piala Dunia? FIFA Bilang Itu Gak Bener

fin.co.id - 24/04/2026, 11:08 WIB

Iran Mau Diganti Italia di Piala Dunia? FIFA Bilang Itu Gak Bener

Timnas Italia, Image: @seriea / Instagram

fin.co.id - Isu pergantian peserta Piala Dunia 2026 kembali mencuat setelah muncul usulan agar Iran digantikan oleh Italia. Gagasan ini langsung menyebar cepat dan memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk federasi sepak bola dunia FIFA yang akhirnya menegaskan bahwa rencana tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar resmi.

Situasi ini berawal dari komentar seorang utusan khusus Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa Italia layak dipertimbangkan untuk menggantikan Iran. Alasan yang dikemukakan berkaitan dengan situasi politik dan keamanan, serta status Italia yang merupakan empat kali juara dunia namun gagal lolos kualifikasi.

Namun FIFA segera merespons secara tidak langsung melalui pernyataan yang dikutip dari pimpinan mereka, Gianni Infantino, yang menegaskan bahwa Iran tetap akan tampil di turnamen tersebut. Dalam pernyataannya, ia menyebut bahwa tim Iran sudah lolos secara resmi dan berhak tampil di ajang terbesar sepak bola dunia itu.

FIFA Tegaskan Tidak Ada Rencana Perubahan Peserta

Menurut laporan dari BBC Sport dalam artikel berjudul World Cup 2026: No Fifa plan to swap Iran and Italy after Trump envoy asks for switch, FIFA tidak memiliki rencana untuk mengganti Iran dengan Italia. Sumber internal yang dikutip menyebutkan bahwa federasi dunia tersebut tetap berpegang pada hasil kualifikasi yang sudah berlangsung.

FIFA juga menegaskan bahwa mereka memiliki aturan yang jelas terkait partisipasi tim dalam Piala Dunia. Dalam regulasi resmi, FIFA memang memiliki kewenangan untuk mengganti tim jika terjadi pengunduran diri atau pelanggaran berat, namun kondisi tersebut tidak berlaku untuk Iran.

Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi yang berkembang di media internasional. FIFA menegaskan bahwa keputusan terkait peserta tidak dapat dipengaruhi oleh usulan politik atau diplomatik, melainkan berdasarkan hasil kompetisi yang sah.

Iran Tetap Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026

Di tengah kontroversi tersebut, Iran tetap dipastikan menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2026. Tim ini telah mengamankan tiket melalui jalur kualifikasi dan dijadwalkan menghadapi beberapa negara kuat dalam fase grup.

Pihak federasi sepak bola Iran juga menanggapi usulan pergantian tersebut dengan keras. Mereka menyebut bahwa gagasan mengganti Iran dengan negara lain merupakan bentuk pelecehan terhadap prinsip olahraga. Dalam pernyataannya, mereka menekankan bahwa sepak bola harus tetap berada di luar urusan politik.

Reaksi serupa juga datang dari sejumlah pejabat olahraga Italia. Mereka menegaskan bahwa Italia harus mendapatkan tempat di Piala Dunia melalui jalur prestasi, bukan melalui keputusan administratif atau politis.

Tekanan Politik dan Batas Antara Olahraga

Kontroversi ini memperlihatkan kembali bagaimana sepak bola sering kali tidak bisa sepenuhnya dipisahkan dari dinamika politik global. Meski FIFA berulang kali menegaskan prinsip netralitas, tekanan dari berbagai pihak tetap muncul menjelang turnamen besar seperti Piala Dunia.

Pernyataan dari FIFA menjadi penegasan bahwa prinsip utama kompetisi tetap berdasarkan hasil di lapangan. Hal ini sejalan dengan pandangan yang disampaikan Gianni Infantino sebelumnya bahwa olahraga harus tetap menjadi ruang yang terpisah dari konflik politik.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID