fin.co.id – Pasar ponsel kelas menengah akan segera kedatangan penantang baru dengan daya tahan baterai yang tidak biasa. Vivo secara resmi telah menyebar bocoran terkait kehadiran Vivo Y600 Pro, perangkat yang mengunggulkan kapasitas baterai fantastis mencapai 10.200mAh.
Informasi ini diperkuat oleh pembocor teknologi kenamaan, Digital Chat Station, melalui platform Weibo. Mengutip laporan dari Gizmochina, Minggu (19/4), Vivo Y600 Pro menempatkan diri sebagai salah satu smartphone dengan kapasitas daya terbesar di kelasnya saat ini. Untuk mengimbangi kapasitas jumbo tersebut, produsen asal Tiongkok ini menyematkan teknologi pengisian daya cepat (fast charging) 90W.
Spesifikasi Layar dan Performa Mesin
Selain daya tahan baterai, sektor visual juga menjadi daya tarik utama. Vivo menyematkan panel OLED LTPS datar berukuran 6,83 inci. Layar ini mendukung resolusi tinggi 1.5K yang menjanjikan ketajaman gambar serta efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan panel standar.
Dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7300e. Prosesor ini memiliki kecepatan clock hingga 2,5GHz, yang dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa multitasking dan manajemen energi. Kehadiran chipset ini menunjukkan bahwa Vivo tidak hanya fokus pada baterai, tetapi juga pengalaman pengguna yang responsif.
Konfigurasi Kamera dan Persaingan Pasar
Pada sektor fotografi, Vivo mengonfirmasi penggunaan sensor utama berkekuatan 50MP. Meski demikian, sistem kamera belakang ini terlihat cukup minimalis karena hanya didampingi oleh sensor sekunder 2MP sebagai lensa tambahan. Fokus utama perangkat ini memang terlihat lebih condong pada durabilitas pemakaian harian daripada fitur fotografi tingkat lanjut.
Kehadiran Vivo Y600 Pro bakal memanaskan persaingan di segmen menengah. Perangkat ini diprediksi akan bertarung ketat dengan seri Redmi Note 17 dan Honor X80 yang juga mulai melirik tren baterai berkapasitas besar. Menariknya, sub-merek iQOO dikabarkan tengah menyiapkan produk serupa, meski jadwal peluncurannya diprediksi sedikit lebih lambat.
Hingga saat ini, pihak manajemen belum mengungkap harga resmi secara mendalam. Namun, dengan target peluncuran pada akhir bulan April 2026, calon konsumen tidak perlu menunggu lama untuk melihat wujud asli ponsel yang siap mengubah standar daya tahan baterai di industri seluler ini.