fin.co.id - Di era digital, banyak orang mulai bertanya soal kesehatan kepada kecerdasan buatan atau chatbot AI. Praktis, cepat, dan selalu tersedia. Namun, di balik kemudahan itu, muncul pertanyaan besar: apakah saran kesehatan dari AI benar-benar bisa dipercaya?
Fenomena ini bukan sekadar tren, tetapi sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian orang yang kesulitan mengakses layanan medis atau ingin mendapatkan jawaban instan tanpa harus ke dokter.
Mengapa Banyak Orang Mengandalkan AI untuk Kesehatan
Bagi sebagian pengguna, AI terasa seperti “dokter digital” yang siap menjawab kapan saja. Tidak perlu antre, tidak perlu biaya konsultasi, dan bisa langsung memberikan respons.
Seorang pengguna di Inggris, Abi, mengaku rutin menggunakan chatbot untuk memahami gejala yang ia alami. Ia merasa AI membantunya mengambil keputusan sederhana, seperti kapan harus pergi ke apotek atau cukup istirahat di rumah.
Pengalaman seperti ini menunjukkan bahwa AI memang memiliki sisi membantu, terutama untuk masalah kesehatan ringan atau sebagai langkah awal mencari informasi.
Ketika AI Memberikan Jawaban yang Salah
Namun, tidak semua pengalaman berakhir baik. Dalam kasus lain, Abi pernah mengalami cedera saat hiking dan bertanya pada AI. Jawaban yang ia terima cukup mengejutkan.
AI menyarankan bahwa ia mungkin mengalami cedera serius dan harus segera ke unit gawat darurat. Setelah menunggu berjam-jam, ternyata kondisinya tidak separah itu.
Pengalaman ini memperlihatkan bahwa AI bisa memberikan respons yang terdengar meyakinkan, tetapi belum tentu akurat.
Kutipan dari Prof Sir Chris Whitty, Kepala Medis Inggris, menggambarkan situasi ini dengan jelas: “Jawaban dari AI sering kali tidak cukup baik, dan yang lebih berbahaya, disampaikan dengan sangat percaya diri meskipun salah.”
Baca Juga
Penelitian Mengungkap Fakta Mengejutkan
Sebuah penelitian dari University of Oxford menunjukkan dua sisi kemampuan AI dalam dunia medis.
Ketika chatbot AI diberikan data lengkap, tingkat akurasinya mencapai 95 persen. Ini menunjukkan bahwa secara teknis, AI mampu menganalisis informasi dengan sangat baik.