fin.co.id - Liverpool harus memanggil kembali semangat 'remontada' legendaris tahun 2019 saat menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu, 15 April 2026, pukul 02.00 WIB.
Atmosfer Anfield yang dikenal angker diharapkan menjadi pemain kedua belas bagi tim asuhan Arne Slot untuk membalikkan keadaan.
Pada pertemuan pertama di Paris, The Reds menyerah 0-2. Meski kalah, Liverpool sebenarnya cukup beruntung tidak pulang dengan skor yang lebih mencolok.
Strategi kejutan Slot yang memasang formasi bertahan 3-5-2, bahkan mencadangkan Mohamed Salah, terbukti gagal membendung agresivitas tuan rumah.
Sentuhan Terakhir Mohamed Salah?
Momen menyedihkan terlihat di Parc des Princes saat Mohamed Salah, yang kemungkinan besar menjalani musim terakhirnya di Liverpool, hanya bisa menonton dari pinggir lapangan saat Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia menyarangkan gol.
Statistik menunjukkan Liverpool hanya mencatatkan angka harapan gol (Expected Goals) sebesar 0,17, angka terendah sejak era kepemimpinan Slot.
Namun, defisit dua gol bukanlah kiamat. Publik Merseyside masih ingat betul bagaimana mereka menghancurkan Barcelona 4-0 setelah tertinggal di leg pertama tujuh tahun silam.
Modal kemenangan 2-0 atas Fulham di liga akhir pekan lalu menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan.
PSG: Segar, Bugar, dan Siap Tempur
Berbeda dengan Liverpool, PSG datang dengan kondisi fisik yang sangat prima.
Otoritas Liga Prancis (LFP) memberikan keistimewaan dengan menunda laga domestik mereka agar anak asuh Luis Enrique bisa fokus mempertahankan gelar juara Eropa.
Baca Juga
Dengan lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, raksasa Prancis ini sedang berada di puncak performa.
PSG juga memiliki catatan tandang yang impresif dengan empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan di tiga laga terakhirnya.
Luis Enrique pun punya kenangan manis di Anfield musim lalu saat menumbangkan tuan rumah 1-0 di babak 16 besar.