fin.co.id - FIFA akhirnya merilis daftar resmi perangkat pertandingan yang akan bertugas pada ajang Piala Dunia 2026. Badan sepak bola dunia itu menunjuk ratusan ofisial dari berbagai negara setelah melalui proses seleksi panjang.
Secara keseluruhan, FIFA menetapkan 52 wasit utama, 88 asisten wasit, serta 30 wasit Video Assistant Referee (VAR). Mereka berasal dari enam konfederasi dan mewakili 50 federasi sepak bola di seluruh dunia.
Penentuan para perangkat pertandingan tersebut bukan dilakukan secara singkat. FIFA menyebut proses seleksi berlangsung lebih dari tiga tahun dengan berbagai tahap evaluasi.
Pemilihan para wasit dilakukan berdasarkan prinsip yang dipegang FIFA, yaitu mengutamakan kualitas. Selain itu, konsistensi performa para kandidat dalam berbagai turnamen FIFA, kompetisi internasional, hingga liga domestik dalam beberapa tahun terakhir juga menjadi bahan pertimbangan utama.
Kepala Perwasitan FIFA sekaligus Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, menegaskan bahwa para wasit yang terpilih merupakan sosok terbaik di bidangnya.
"Para petugas yang terpilih telah menerima, dan akan terus menerima, dukungan komprehensif dari pelatih kebugaran dan staf medis kami, termasuk fisioterapis dan spesialis mental," kata Collina.
Ia juga menjelaskan bahwa FIFA menyiapkan berbagai dukungan agar para wasit berada dalam kondisi terbaik saat menjalankan tugas di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
"Tujuan kami memastikan mereka berada dalam kondisi fisik dan mental yang optimal ketika mereka tiba di Miami pada 31 Mei," sambungnya.
Menurut Collina, Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah. Turnamen ini akan diikuti oleh 48 negara peserta dan total menyajikan 104 pertandingan.
Menariknya, dalam daftar perangkat pertandingan tersebut juga terdapat enam wasit perempuan yang akan bertugas. Hal ini menjadi bagian dari upaya FIFA untuk terus mendorong perkembangan perwasitan wanita di level internasional.
Baca Juga
Seluruh perangkat pertandingan yang sudah ditetapkan nantinya akan berkumpul di Miami mulai 31 Mei 2026. Di sana mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan seperti seminar, workshop, serta pemantauan intensif guna memastikan kesiapan maksimal sebelum turnamen dimulai. *