fin.co.id - Atmosfer menjelang kick-off Piala Dunia 2026 mendadak memanas setelah Menteri Olahraga Republik Demokratik Kongo, Didier Budimbu, melontarkan pernyataan tajam yang secara spesifik menyerang mental bintang Portugal, Cristiano Ronaldo.
Langkah berani ini diambil untuk membakar semangat juang skuad nasional Kongo sebelum mereka terjun ke grup neraka yang dihuni oleh Portugal, Uzbekistan, dan Kolombia.
Euforia luar biasa terlihat saat ribuan pendukung Kongo memadati Lapangan Istana Rakyat pada Minggu, 4 April 2026. Dalam perayaan keberhasilan lolos ke putaran final tersebut, Didier Budimbu hadir di tengah massa dan memberikan motivasi pembakar semangat kepada para pemainnya agar tidak gentar menghadapi nama besar Portugal.
Budimbu menekankan bahwa setiap tetes keringat harus bermuara pada penampilan maksimal di lapangan hijau nanti.
“Lolos ke Piala Dunia bukanlah hal mudah; kami berjuang keras,” tegas Budimbu sebagaimana dikutip dari laporan Africa Top Sports melalui Goal.com.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah kalimat provokatif yang ia tujukan langsung kepada sang kapten Portugal.
"Kami ingin melihat Cristiano Ronaldo menangis ketika menghadapi Republik Demokratik Kongo," ujar sang Menteri, mengisyaratkan ambisi besar timnya untuk menjungkirbalikkan prediksi dunia.
Momen ini menjadi sangat bersejarah karena Republik Demokratik Kongo akhirnya kembali ke panggung Piala Dunia setelah menanti selama 52 tahun. Tiket emas itu mereka dapatkan secara dramatis lewat kemenangan tipis satu-nol atas Jamaika di laga kualifikasi terakhir.
Ujian sesungguhnya bagi tim berjuluk The Leopards ini akan tersaji pada 17 Juni mendatang. Laga pembuka melawan Portugal bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan panggung bagi Kongo untuk membuktikan bahwa mereka mampu mengguncang dominasi tim-tim raksasa dunia yang dipimpin oleh ikon seperti Ronaldo. *