fin.co.id - Perburuan gelar juara Serie A musim 2025/2026 memasuki fase yang sangat mendebarkan. Pemuncak klasemen sementara, Inter Milan, bersiap menjamu AS Roma dalam duel bertajuk big match di San Siro pada Minggu malam. Laga ini menjadi momentum hidup mati bagi skuad asuhan Cristian Chivu untuk memperlebar jarak dari kejaran rival abadi mereka, AC Milan.
Inter saat ini memang masih unggul enam poin di puncak, namun performa mereka belakangan ini sedang merosot tajam. Tanpa kemenangan dalam tiga laga liga terakhir, posisi Nerazzurri mulai terancam. Namun, ada kabar baik yang bisa mengubah segalanya: Lautaro Martinez siap kembali merumput dan memimpin lini serang untuk mengunci prediksi Inter Milan vs Roma demi ambisi Scudetto.
Analisis Inter Milan: Menanti Sihir Lautaro Martinez di San Siro
Krisis kemenangan Inter Milan bertepatan dengan absennya sang kapten inspirasional, Lautaro Martinez. Sejak menumbangkan Juventus di Derby d'Italia, standar permainan Inter menurun drastis. Mereka tersingkir dari Liga Champions oleh Bodo/Glimt dan baru saja tertahan imbang 1-1 oleh Fiorentina di pekan sebelumnya.
Kini, dengan kembalinya "El Toro", moral tim diprediksi akan melonjak. Meski absen sejak Februari, Lautaro tetap memegang status Capocannoniere dengan 14 gol. Kehadirannya sangat krusial mengingat Marcus Thuram tengah mengalami paceklik gol. Jika lini tengah yang digalang Barella dan Calhanoglu mampu menyuplai bola dengan baik, Inter diyakini akan kembali menunjukkan taringnya sebagai calon kuat juara Italia.
Roma dan Kutukan Laga Tandang Gian Piero Gasperini
Di kubu seberang, Roma asuhan Gian Piero Gasperini datang dengan misi menembus zona empat besar. Namun, mereka dihantui oleh rekor tandang yang buruk. Faktanya, tujuh dari sepuluh kekalahan Roma musim ini terjadi di markas lawan. Gasperini sendiri memiliki sejarah kelam setiap kali menghadapi Inter; ia tercatat telah menelan 18 kekalahan dari mantan klubnya tersebut.
Meski begitu, Roma tidak bisa diremehkan. Mereka memiliki Donyell Malen yang sedang dalam performa puncak. Sejak bergabung pada Januari, Malen menjadi striker paling tajam di Serie A dengan koleksi tujuh gol. Kecepatan Malen akan menjadi ujian berat bagi barisan pertahanan Inter yang dipimpin oleh Alessandro Bastoni.
“Kembalinya Lautaro adalah suntikan tenaga yang luar biasa bagi kami. Kami harus menghentikan tren negatif ini sekarang juga untuk tetap menjaga jarak di klasemen,” ungkap salah satu sumber internal tim mengenai analisis dan prediksi Inter Milan vs Roma akhir pekan ini.
Update Skuad dan Perkiraan Susunan Pemain
Inter harus kehilangan Yann Bisseck dan Carlos Augusto karena cedera, sehingga Francesco Acerbi kemungkinan besar akan turun sebagai starter. Sementara itu, Roma masih menunggu kesiapan Paulo Dybala dan Artem Dovbyk yang baru saja pulih dari cedera.
Prediksi Lineup Inter Milan (3-5-2): Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Martinez.
Prediksi Lineup Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Celik, Cristante, El Aynaoui, Tsimikas; Pisilli, Pellegrini; Malen.
Baca Juga
Prediksi Skor Akhir: Kemenangan Tipis untuk Tuan Rumah
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sangat alot dengan intensitas tinggi. Meskipun Roma memiliki pertahanan yang disiplin, kembalinya Lautaro Martinez akan memberikan dimensi serangan yang berbeda bagi Inter. Mengingat Roma sering kesulitan meraih poin penuh di luar ibu kota, tuan rumah lebih diunggulkan untuk memetik kemenangan tipis.