Fin.co.id - Awal April 2026 menjadi momentum kebangkitan genre aksi di layar kaca. Dua judul besar, yakni serial anime Netflix 'Sakamoto Days' dan film spin-off waralaba John Wick, 'Ballerina', sukses memuncaki daftar tontonan paling populer secara global.
Menariknya, meski 'Ballerina' sempat dianggap kurang memuaskan saat tayang di bioskop, film ini justru menemukan "napas kedua" dan merajai tangga film di platform streaming.
Sakamoto Days Tembus Popularitas Global
Sakamoto Days, yang diadaptasi dari mahakarya manga Yuto Suzuki, menuai pujian karena intensitas aksinya yang luar biasa.
Mengisahkan Taro Sakamoto, seorang mantan pembunuh bayaran legendaris yang kini bertubuh tambun dan mengelola toko kelontong, serial ini menawarkan perpaduan unik antara komedi situasi dan pertarungan tangan kosong yang sangat teknis.
Sakamoto Days adalah surat cinta untuk film aksi klasik. Inspirasi dari 'John Wick' dan 'The Equalizer' sangat terasa.
Namun, tetap memiliki identitas unik melalui prinsip 'dilarang membunuh' yang dipegang teguh sang protagonis.
TMS Entertainment secara resmi telah mengumumkan bahwa musim kedua 'Sakamoto Days' kini masuk tahap produksi.
Pengumuman yang dilakukan pada Jump Festa 2026 ini mengonfirmasi bahwa musim terbaru akan mengadaptasi alur cerita populer Japanese Criminal College.
Meskipun Netflix belum membocorkan tanggal rilis resminya, ekspektasi publik sangat tinggi. Musim pertama yang dirilis pertengahan 2025 telah menetapkan standar baru bagi animasi aksi di platform tersebut.
Ini membuktikan Netflix kini mulai serius menggarap genre aksi intensif dalam format serial orisinal.
Baca Juga
Ballerina Raih Puncak di Streaming
Fenomena menarik terjadi pada film 'From the World of John Wick: Ballerina'. Per 1 April 2026, film yang dibintangi Ana de Armas ini resmi menjadi film nomor satu di HBO Max.
Hal ini cukup mengejutkan mengingat performa box office-nya pada Juni 2025 hanya meraup sekitar $137 juta - $140 juta, angka yang jauh di bawah ekspektasi untuk waralaba sebesar John Wick.
Kritikus memuji penampilan Eve Macarro (Ana de Armas) yang dinilai setara dengan intensitas Keanu Reeves.