Keluar dari Orbit Bumi, Astronot Artemis II Terkesima Lihat Bumi dari Ujung ke Ujung

fin.co.id - 03/04/2026, 16:40 WIB

Keluar dari Orbit Bumi, Astronot Artemis II Terkesima Lihat Bumi dari Ujung ke Ujung

Misi Artemis II, Image: @nasaartemis / Instagram

fin.co.id - Perjalanan manusia kembali menembus batas orbit Bumi akhirnya terjadi lagi setelah lebih dari setengah abad. Awak misi Artemis II menggambarkan momen luar biasa saat mereka menyaksikan Bumi secara utuh dari luar angkasa, sebuah pemandangan yang disebut sebagai pengalaman paling spektakuler sepanjang hidup mereka.

Dua hari setelah peluncuran, pesawat luar angkasa Orion spacecraft berhasil keluar dari orbit Bumi melalui manuver penting yang dikenal sebagai trans lunar injection. Momen ini menandai titik balik perjalanan, membawa empat astronot menuju sisi jauh Bulan untuk pertama kalinya sejak era Apollo 17.

Momen Spektakuler yang Sulit Dijelaskan

Komandan misi, Reid Wiseman, tidak menyembunyikan rasa takjubnya saat melihat Bumi dari jarak yang terus menjauh. Ia menggambarkan bagaimana planet tempat manusia tinggal terlihat secara utuh.

Ia mengatakan bahwa pemandangan tersebut memperlihatkan seluruh Bumi dari kutub ke kutub, sebuah panorama yang jarang, bahkan hampir mustahil, disaksikan dari permukaan planet itu sendiri.

Sementara itu, astronot asal Kanada, Jeremy Hansen, menyebut keberhasilan ini sebagai bukti kemampuan manusia.

Ia menyampaikan, “Kemanusiaan sekali lagi menunjukkan apa yang mampu kita lakukan,” sebuah pernyataan yang mencerminkan kebanggaan sekaligus harapan atas masa depan eksplorasi luar angkasa.

Perjalanan Menuju Wilayah yang Belum Terjamah

Setelah meninggalkan orbit Bumi, kapsul Orion kini berada di jalur panjang yang akan membawa awak melintasi sisi jauh Bulan. Jalur ini dirancang agar pesawat mencapai jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari Bumi.

Dalam beberapa hari ke depan, para astronot akan menyaksikan perubahan pemandangan yang dramatis. Bumi yang awalnya tampak besar perlahan akan menyusut menjadi bola kecil berwarna biru dan putih, sementara Bulan akan semakin mendominasi jendela pandang mereka.

Menurut laporan tim sains, misi ini juga akan memberikan kesempatan langka bagi awak untuk menyaksikan fenomena kosmik yang jarang terjadi.

Menyambut Gerhana Matahari dari Luar Angkasa

Salah satu momen paling dinanti dalam perjalanan ini diperkirakan terjadi saat kapsul Orion melintas di sekitar Bulan. Para astronot berpeluang menyaksikan gerhana Matahari total dari luar angkasa, sebuah sudut pandang yang hampir tidak pernah dialami manusia.

Dalam fenomena ini, Bulan akan sepenuhnya menutupi Matahari, memperlihatkan cahaya korona yang biasanya tersembunyi. Dari posisi mereka, Bumi juga akan terlihat sebagai latar belakang, menciptakan komposisi visual yang unik dan belum pernah terdokumentasi secara langsung oleh manusia dalam misi sejauh ini.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID