Bos McLaren Berani Bertaruh: Verstappen bakal Gabung Mercedes

fin.co.id - 01/04/2026, 10:51 WIB

Bos McLaren Berani Bertaruh: Verstappen bakal Gabung Mercedes

Max Verstappen, Image @maxverstappen1 Instagram

fin.co.id - Spekulasi masa depan Max Verstappen kembali memanas. Kali ini bukan sekadar rumor paddock biasa, melainkan datang langsung dari petinggi tim rival. CEO McLaren, Zak Brown, secara terbuka mengaku berani “bertaruh” bahwa sang juara dunia akan berlabuh ke Mercedes.

Pernyataan ini langsung menyita perhatian di Formula 1, terutama karena muncul di tengah ketidakpastian besar menuju regulasi 2026.

McLaren Tutup Pintu untuk Verstappen

Di tengah derasnya spekulasi, Zak Brown justru mengambil sikap tegas. Ia memastikan McLaren tidak memiliki rencana merekrut Verstappen, meskipun mengakui kualitas luar biasa yang dimiliki pembalap asal Belanda tersebut.

McLaren saat ini sudah memiliki duet kuat: Lando Norris dan Oscar Piastri. Keduanya dinilai sebagai kombinasi ideal untuk jangka panjang, baik dari sisi performa maupun stabilitas tim.

“Kami sangat puas dengan susunan pembalap yang kami miliki saat ini,” menjadi inti dari pernyataan Brown kepada media.

Arah Mengejutkan: Mercedes Jadi Kandidat Terkuat

Meski menutup peluang Verstappen ke McLaren, Zak Brown justru memberikan prediksi berani. Ia menyebut bahwa jika harus memilih, maka Mercedes adalah tujuan paling mungkin bagi Verstappen.

Pernyataan ini memperkuat asumsi bahwa Mercedes masih menjadi magnet besar bagi pembalap top, terutama di tengah perubahan besar regulasi F1.

Dengan sumber daya teknis dan pengalaman panjang dalam membangun mobil kompetitif, Mercedes dinilai memiliki fondasi kuat untuk menarik Verstappen jika situasi di tim lain tidak stabil.

Regulasi 2026 dan Ketidakpastian Masa Depan

Salah satu faktor utama yang memicu spekulasi ini adalah sikap Verstappen terhadap regulasi baru yang akan berlaku pada 2026. Ia secara terbuka mengungkapkan ketidaknyamanannya terhadap arah perubahan tersebut.

Bahkan, Verstappen sempat menyatakan kemungkinan untuk meninggalkan F1 jika situasi tidak sesuai dengan ekspektasinya. Pernyataan ini menjadi “alarm besar” bagi dunia balap.

Di sisi lain, performa awal musim Red Bull Racing yang belum maksimal semakin memperkuat spekulasi bahwa Verstappen bisa mempertimbangkan opsi lain.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID