fin.co.id – PT Jasa Marga Group melaporkan penurunan signifikan jumlah kecelakaan lalu lintas di Tol Trans Jawa selama arus balik Lebaran 2026.
"Saya mendapatkan informasi bahwa memang dari Kapolri pun Menyampaikan bahwa tingkat kecelakaan menurun drastis gitu ya untuk sekarang," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paalo, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menambahkan, berbagai gangguan di sepanjang tol Trans Jawa berhasil ditangani secara efektif oleh pihak Jasa Marga dan kepolisian.
"Kami melihat bahwa pengguna jalan sudah mulai disiplin dan patuh kepada petugas. Seperti tidak berhenti di bahu jalan, terus juga melakukan pemeriksaan prima terhadap kendaraan," katanya.
Menurut Ria, kedisiplinan pengendara di jalur tol Jakarta–Cikampek menuju Palimanan maupun sebaliknya membuat arus lalu lintas lancar tanpa hambatan.
"Sudah tidak ada lagi kendaraan yang menumpuk di bahu gitu Jadi itu yang membuat lancar dari kemarin, pada saat kita proyeksikan cukup tinggi lonjakannya," tambahnya.
Gelombang Kedua Arus Balik Idul Fitri
Prediksi gelombang kedua arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Minggu, 29 Maret 2026. Sebanyak 91 ribu kendaraan diperkirakan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju Jakarta.
Ria Marlinda Paalo menyatakan, Jasa Marga telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
"Kami sama seperti kemarin gitu ya. Kami optimalisasi gerbang tol Cikampek Utama, rekaya lalu lintas dan berkolaborasi dengan pihak kepolisian (rekayasa lalu lintas)," ujarnya pada Kamis, 26 Maret 2026.
Baca Juga
Ia menegaskan, lonjakan arus balik memang sudah terjadi pada 23–24 Maret 2026. Pada Senin, 23 Maret 2026, tercatat 75 ribu kendaraan melintasi GT Cikatama arah Jakarta, meningkat tajam menjadi 106 ribu kendaraan pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Itu terjadi 23 ke 24, 141 persen. Tapi kami terus mantau ya, karena memang arus balik kan kami masih dalam periodenya Untuk memantau ya itu sampai dengan tanggal 29," jelasnya.
"Sesuai tadi saya sampaikan di awal bahwa memang ada lagi gelombang kedua yang kami harus antisipasi yang tadi 91.000 kendaraan melewati gerbang tol Cikampek Utama," lanjut Ria.
Pada Rabu, 25 Maret 2026, volume arus balik di GT Cikatama menurun menjadi 76.650 kendaraan menuju Jakarta. Meski demikian, arus balik diperkirakan masih berlangsung beberapa hari ke depan.
Kondisi lalu lintas di Tol Trans Jawa menuju Jakarta tetap lancar, tanpa antrean panjang di gerbang tol.