Obat Penurun Berat Badan Murah di India Bisa Ubah Pasar Global

fin.co.id - 18/03/2026, 10:16 WIB

Obat Penurun Berat Badan Murah di India Bisa Ubah Pasar Global

Ilustrasi Obat Penurun Berat Badan

fin.co.id - India baru saja memasuki babak baru dalam pertempuran melawan obesitas. Patent untuk semaglutide, molekul di balik obat penurun berat badan populer Wegovy dan Ozempic, resmi berakhir di negara ini. Langkah ini membuka jalan bagi perusahaan farmasi domestik untuk memproduksi versi generik dengan harga jauh lebih terjangkau.

Para analis memperkirakan persaingan ini bisa menurunkan harga hingga lebih dari separuh, membuat akses obat ini meluas ke jutaan orang di India dan, dalam jangka panjang, ke pasar internasional.

Generik semaglutide diprediksi akan memicu gelombang baru dalam industri farmasi India. Setelah sitagliptin, obat diabetes lainnya, habis masa patennya pada 2022, sekitar 30 versi bermerek muncul dalam sebulan dan hampir 100 dalam setahun. Dengan pola yang sama, pasar semaglutide bisa mencapai miliaran dolar domestik, menurut Jefferies, bank investasi internasional.

Dari Obat Diabetes Menjadi Revolusi Penurunan Berat Badan

Awalnya dikembangkan untuk diabetes tipe 2, obat ini kini menjadi andalan untuk menurunkan berat badan. Semaglutide termasuk kelas obat GLP-1 agonis reseptor yang meniru hormon pengatur nafsu makan dan gula darah.

Dengan cara memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan pelepasan insulin, obat ini membuat orang merasa kenyang lebih cepat dan bertahan lebih lama. Hasilnya, pasien bisa menurunkan berat badan lebih efektif dibanding metode konvensional.

Beberapa perusahaan besar India, termasuk Cipla, Sun Pharma, Dr. Reddy’s Laboratories, Biocon, Natco, Zydus, dan Mankind Pharma, sudah bersiap meluncurkan versi generik bermerek. Harga bulanan yang sebelumnya mencapai 8.800–16.000 rupee untuk Wegovy dan Ozempic diperkirakan turun menjadi 3.000–5.000 rupee, membuat obat ini jauh lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

Tantangan Regulasi dan Kesadaran Pasien

Meskipun harga turun, akses yang lebih luas membawa risiko penyalahgunaan. Obat ini kuat tetapi memiliki efek samping, termasuk mual, muntah, masalah pencernaan, bahkan komplikasi lebih jarang seperti batu empedu atau pankreatitis.

Penurunan berat badan yang terlalu cepat tanpa protein atau olahraga cukup dapat menyebabkan kehilangan otot. Dokter menekankan pentingnya pemilihan pasien yang tepat, kombinasi diet sehat, dan program latihan.

Perhatian juga ditujukan pada kualitas produksi. “Kualitas obat yang dibuat di sini harus diawasi dengan ketat,” kata Muffazal Lakdawala, ahli bedah bariatrik di Mumbai. Pemerintah India juga memperingatkan agar promosi obat penurun berat badan generik tidak menjanjikan hasil dramatis tanpa pengawasan medis.

Dampak Global Potensial

India adalah produsen generik terbesar dunia, memasok sekitar 20% kebutuhan generik global. Pengalaman sebelumnya, seperti menurunkan harga obat antiretroviral HIV, menunjukkan potensi besar bagi akses obat murah ke negara berkembang.

Obat generik semaglutide India diperkirakan bisa menembus pasar internasional, termasuk Amerika Serikat, yang permintaannya diperkirakan bisa mencapai 10 miliar dolar seiring meningkatnya kasus obesitas.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID