fin.co.id - Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) memberikan sinyal kuat untuk mempertahankan Carlo Ancelotti di kursi pelatih kepala lebih lama. Pelatih asal Italia tersebut mengungkapkan bahwa pihak federasi berencana memperpanjang masa baktinya hingga gelaran Piala Dunia 2030 mendatang.
Ancelotti yang kini menginjak usia 66 tahun mulai menahkodai tim Samba sejak Mei tahun lalu. Meski kontrak awalnya hanya berlaku hingga berakhirnya Piala Dunia 2026, mantan pelatih Real Madrid ini secara terbuka menyatakan keinginannya untuk memimpin Brasil dalam satu siklus penuh empat tahunan.
Dalam konferensi pers di markas besar CBF di Rio de Janeiro, Senin (16/3), Ancelotti menegaskan bahwa tidak ada kendala prinsip antara dirinya dengan pihak federasi terkait kesepakatan baru tersebut. Ia mengibaratkan hubungan keduanya seperti pasangan yang saling berkomitmen untuk terus melangkah bersama.
"Ketika kedua pihak ingin melanjutkan kerja sama, saya rasa tidak akan ada masalah. Kami akan meresmikan perpanjangan kontrak ini, entah itu sebelum atau sesudah Piala Dunia mendatang," ujar pelatih yang sukses merengkuh lima trofi Liga Champions tersebut.
Ancelotti hadir di markas CBF untuk mengumumkan daftar skuad terbaru guna menghadapi laga persahabatan melawan Prancis dan Kroasia pada akhir Maret ini. Dalam kesempatan tersebut, ia juga sempat berseloroh mengenai momentum penandatanganan kontrak barunya. Menurutnya, memperpanjang kontrak sebelum Piala Dunia 2026 akan jauh lebih menguntungkan bagi federasi secara finansial.
Sejak menggantikan Dorival Junior, Ancelotti menghadapi tantangan besar untuk memperbaiki performa Brasil yang sempat merosot. Hingga saat ini, ia telah mencatatkan rekor 14 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 9 kekalahan. Fokus utamanya kini adalah memastikan tim Samba tampil maksimal di sisa kualifikasi zona Amerika Selatan sebelum menatap target jangka panjang di tahun 2030.